KABARTIMUNEWS.COM,AMBON, – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Haruku, Briptu Faisal Heluth, korban tembakan pada konflik antara Kariu dan Ory di pulau haruku pada 26 Januari 2022 meninggal dunia usai menjalani perawatan selama 21 hari di rumah sakit Keramat Jati Jakarta pada Selasa, 22 Februari 2022.
Dirinya terkena tembakan di bagian mulut, kemudian dievakuasi ke Ambon untuk menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bayangkara Polda Maluku hingga 31 Januari 2022 sambil lalu dirujuk ke Jakarta pada 1 Februari 2022.
Rencananya, jenazah almarhum akan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandara Pattimura Ambon, pada Selasa (22/2/) malam.
Kepala Kepolisian Daerah(Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas kepergian Briptu Mohamad Faisal Helut.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu M. Faisal Heluth. Almarhum adalah anggota yang telah berkorban jiwa dan raganya untuk menjaga kamtibmas. Ia rela berkorban tanpa memandang siapa pun yang berkonflik,” ungkap Kapolda, sebagaimana rilis yang diterima Kabar Timur.
Kapolda menjelaskan, Briptu Faisal menjadi korban saat melakukan pengamanan dan pemisahan kelompok yang bertikai. Ia tertembak senjata gelap, yang kemudian harus menjalani perawatan intensif sampai dengan meninggal dunia.
“Hentikan dan sudahi pertikaian di tanah Maluku, jangan lagi ada bentrok-bentrok seperti orang mau perang, kalo mau perang, jangan perangi saudaramu sendiri, tapi perangi kebodohan, perangi kemiskinan, perangi intoleransi,” ujar Latif.
Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur ini, mengajak semua elemen masyarakat untuk dapat menjadikan Maluku yang aman, damai dan sejahtera.
“Mari kita meningkatkan pembangunan sehingga semakin maju dan membawa kesejahteraan bagi generasi anak cucu Maluku yang akan datang,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengusulkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) untuk almarhum Briptu Mohamad Faisal Helut. Pengusulan KPLB dari Briptu ke Brigpol merupakan bentuk penghargaan luar biasa atas jasa-jasa almarhum Faisal Helut dalam menjaga Kamtibmas di Maluku.
“Saat ini saya langsung kontak Mabes Polri dan mengajukan proses usulan kepada Bapak Kapolri agar almarhum diberikan KPLB,” ungkapnya
Dirinya menilai, KPLB terhadap almarhum harus diberikan karena yang bersangkutan gugur dalam menjalankan tugas pengamanan konflik di Pulau Haruku.
“Saya usulkan KPLB kepada almarhum dari Briptu menjadi Brigadir karena jasa-jasa dalam menjaga kamtibmas, karena Dharma Bhaktinya menjaga kamtibmas serta menyelamatkan masyarakat yang bentrok di Pulau Haruku,” ujarnya.
Selain mengusulkan KPLB, Polda Maluku juga akan mengurus hak-hak almarhum Briptu Faisal Helut seperti santunan Asabri dan lainnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda, Kombes Pol M. Roem Ohoirat menuturkan, jenazah almarhum akan dibawa menuju rumah duka yang berada di kawasan Air Besar, Kebun Cengkih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon usai dilakukan upacara penjemputan jenazah almarhum di Bandara Pattimura Ambon.
“Jenazah Almarhum akan disemayamkan di rumah duka, Kebun Cengkih, selanjutnya dimakamkan di Taman Bahagia Ambon,” ungkap Roem kepada wartawan di ruangannya.
Tidak hanya itu, Juru bicara Polda Maluku ini menambahkan upacara pemakaman akan berlangsung di Taman Makam Bahagia Ambon. “Upacara pemakaman akan dilakukan di Taman Bahagia dengan inspektur upacara Bapak Wakapolda Maluku,” sebutnya.
Dia mengungkapkan, Selasa, 22 Februari 2022 pagi, Kapolda Maluku melakukan perjalanan ke Jakarta untuk menjenguk kondisi Briptu Faisal, namun pada pukul 06:35 WIB, yang bersangkutan dikabarkan meninggal dunia.
“pagi ini pukul 06.35 Wib (08.35 Wit), yang bersangkutan (Briptu Faisal) Meninggal dunia di rumah sakit Kramat Jati Jakarta,” Ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, almarhum Faisal mengalami luka tembak pada hari senin tgl 26 Januari 2022, di desa Kariu ketika sedang melaksanakan tugas pengamanan konflik.
“Kemudian dia dibawa dan dirawat di Rs Bhayangkara Polda Maluku sampai dengan tgl 31 Januari kemudian dirujuk ke RS Pusat Polri di Kramat Jati Jakarta dan dinyatakan meninggal dunia pada hari ini selasa 22 Feb pukul 06.35 Wib,” jelasnya.
Atas insiden itu, Mantan Kapolres Aru ini menuturkan, jajaran Polda Maluku turut berbelasungkawa atas berpulangnya Briptu Mohammad Faisal Heluth ke hadapan Allah SWT (Tuhan Semesta Alam).
“Kami turut berduka cita, semoga Almarhum tergolong syuhada dan untuk keluarga, semoga tetap tabah menerima kepulangan Faisal kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (MG2)


























