KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Dimasa pandemi COVID-19 seperti sekarang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, harus bisa memenuhi kebutuhan pangan khususnya buah-buahan untuk masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pertanian Maluku, Djasmin Badjak, kepada wartawan, Rabu (8/9) kemarin mengaku, hal tersebut merupakan arahan dari Gubernur Murad Ismail, dan Wakil Gubernur Barnabas Orno.
“Itu sudah sesuai dengan arahan pak Gubernur dan Wakil Gubernur, agar Maluku harus bisa memenuhi kebutuhan pangan khususnya buah-buahan, agar bisa dinikmati masyarakat kedepannya,” jelas dia.
Oleh itu, dia mengatakan, guna melaksanakan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku tersebut, pihaknya telah mengembangkan UPTD Balai Benih Hortikultura sebagai Agrowisata di Maluku.
“Dan langkah awalnya sudah kita lakukan beberapa waktu lalu, di kawasan UPTD Balai Benih Hortikultura, yang berlokasi di Telaga Kodok, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon, dengan menanam anakan buah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, anakan pohon buah yang ditanam sebagai langkah awal itu adalah, Kelapa Pandan Wangi, dari Provinsi Sumatera Utara, Kelengkeng dari Yogyakarta, dan Durian dari Medan.
“Dengan penanaman yang sudah kita lakukan itu, kami berharap Balai Benih Hortikultura ke depan, bisa dapat menjadi sentra buah-buahan di Provinsi Maluku, “ harapnya.
Dia menambahkan, apa yang telah dilakukan oleh pihaknya itu, telah disambut dan mendapatkan respon baik dari dua figur utama Maluku, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Pak Wagub yang saat itu juga datang menyambut baik kegiatan Dinas Pertanian. Beliau mengatakan, semoga ini nanti bisa bermanfaat baik bagi daerah maupun masyarakat Maluku, “ tandasnya.
(KTE)


























