Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Papua

71 Persen Pasien Covid-19 di Papua Sembuh

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM. JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua menyatakan, 71,1 persen pasien yang terinfeksi COVID-19 di Papua, sembuh

 

Memang benar dari data kumulatif hingga Selasa (17/11) tercatat 11.006 orang yang positif COVID-19, 7.819 orang atau 71,1 persen sembuh, kata Jubir Satgas PP COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule di Jayapura, Rabu.

 

Dikatakan, saat ini yang dirawat akibat virus corona baru tercatat 3.006 atau 27,3 persen dirawat baik di rumah sakit, karantina terpusat atau isolasi mandiri di rumah.

 

Hanya pasien yang mengalami sakit sedang dan berat yang dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 sedangkan yang ringan menjalani karantina mandiri atau terpusat.

 

Pasien meninggal akibat COVID-19 di Papua tercatat 181 orang yang sebagian besar memiliki penyakit penyerta, kata Sumule.

 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Antari secara terpisah mengaku, dari 5.348 orang yang terpapar tercatat 3.412 orang yang sembuh dari COVID-19.

 

Warga yang dirawat di karantina terpusat yang berlokasi di LPMP Kotaraja sebanyak 63 orang dari 1.852 orang yang dirawat baik mandiri maupun terpusat.

 

Pemkot Jayapura sendiri saat ini hanya mengoperasikan satu tempat karantina terpusat atau rumah sehat karena rumah sehat di Hotel Sahid telah ditutup.

 

Saat ini pemkot hanya mengoperasikan satu rumah sehat yakni di LPMP Kotaraja, tambah dr. Antari.(AN/KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pemprov Papua Selatan Godok Pergub Masyarakat Hukum Adat

28 April 2026 - 14:27 WIT

BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun Untuk Penukaran Uang Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 16:47 WIT

Perjalanan Pulang Hiu Zebra ke Raja Ampat

19 Februari 2026 - 12:22 WIT

Basarnas Siagakan 60 Personel Amankan HUT Pekabaran Injil di Manokwari

2 Februari 2026 - 12:25 WIT

Satgas Damai Cartenz-2026 Obati Warga “Dari Honai ke Honai” di Sinak

29 Januari 2026 - 01:21 WIT

Trending di Papua