Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Dinkes Perketat Penggunaan Antiobitik 

badge-check


Wendy Pelupessy Perbesar

Wendy Pelupessy

AMBON – Dinas Kesehatan Kota Ambon memperketat pengunaan antibiotik yang dijual bebas bagi masyarakat di apotek maupun kios.

Langkah ini merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2017 tentang apotek. 

“Kita di Kota Ambon terlambat, di daerah  lain itu sudah dijalankan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, Rabu (28/8).

Penggunaan antibiotik yang serampangan dan  tidak sesuai indikasi, jenis, dosis dan lamanya, serta kurangnya kepatuhan penggunaan antibiotik merupakan penyebab timbulnya resistensi. 

Selain itu, penyebab banyaknya kasus resistensi antibiotik dipicu pula mudahnya masyarakat membeli antibiotik tanpa resep dokter di apotek, kios atau warung. “Seharusnya, antibiotik tidak dijual bebas dan harus berdasarkan resep dokter, karena kita  tidak bisa menjadi dokter untuk diri sendiri,” tegas Pelupessy.

Langkah ketat yang diambil Dinkes adalah mengeluarkan surat edaran larangan penggunan antibiotik di apotek secara bebas. Ini merupakan tindaklanjut dari hasil monitoring dan evaluasi Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Ambon.

“Dinas Kesehatan Kota Ambon mendapat teguran  karena  masih ada apotek-apotek menjual  antibiotik tanpa menggunakan resep dokter. Kita keluarkan edaran  itu menindaklanjuti hasil temuan BPOM. Karena jika ditemukan hal-hal yang merugikan masyarakat kita tetap keras. Kita  berusaha untuk  melindungi masyarakat,” jelas Pelupessy.

Dia menyarankan, masyarakat memanfaatkan pusat-pusat layanan kesehatan, seperti puskesmas dan sebagainya untuk memeriksakan kesehatannya dan memperoleh obat sesuai instruksi dokter jika sakit. 

Dinkes akan mensosialisasikan kepada masyarakat jika  membutuhkan antibiotik, tidak perlu ke dokter swasta dan sebagainya. “Kalau sakit, tunjukan KTP Ambon saat ke Puskesmas. Pasien akan diberikan obat antibiotik sesuai indikasi,” kata Pelupessy. (MG2)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Bocoran Kemendagri: Apries Puncaki Asesmen Calon “Jenderal” ASN Pemkot Ambon

26 Mei 2026 - 17:24 WIT

Pemkot Ambon Siapkan 28 Sapi dan 20 Kambing Untuk Kurban Idul Adha

21 Mei 2026 - 01:15 WIT

Eksekusi Mandat Presiden, Wali Kota Ambon Minta Desa Siapkan Lahan Kopdes Merah Putih

20 Mei 2026 - 14:06 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

18 Mei 2026 - 09:56 WIT

Ambon Perang Lawan Bansos Salah Sasaran, 650 Agen Digital Diterjunkan

13 Mei 2026 - 03:03 WIT

Trending di Amboina