Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Walikota Ambon Rangkul Anak Binaan

badge-check


Walikota Ambon Rangkul Anak Binaan Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dalam membangun kota yang inklusif.

Baginya, pembangunan Ambon bukan hanya soal infrastruktur fisik, melainkan tentang memastikan seluruh warga kota—tanpa terkecuali—merasakan kehadiran negara, termasuk anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon.

Dalam kunjungan penuh kehangatan pada Rabu, 17 Desember 2025, Wali Kota Bodewin secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 35 kasur dan seprei sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan dasar anak binaan.

Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan implementasi nyata dari prinsip “Ambon Inklusi” yang ia gagas.

“Inklusi berarti seluruh yang dilakukan pemerintah kota harus memastikan semua warga diberikan akses, ruang, peran, dan perhatian tanpa terkecuali. Termasuk anak-anak kita yang saat ini sedang menjalani pembinaan,” ujar Bodewin dengan nada optimis.

Gaya kepemimpinan Bodewin yang visioner terlihat dari rencananya mengintegrasikan program pendidikan dan keterampilan bagi anak binaan dengan program sosial Pemerintah Kota.

Ia ingin memastikan bahwa ketika masa pembinaan usai, anak-anak ini tidak kembali ke masyarakat dengan tangan hampa, melainkan memiliki modal karakter dan skill untuk berkontribusi bagi kota.

Wali Kota menekankan bahwa setiap anak binaan adalah aset masa depan Maluku yang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Ia mengajak anak-anak binaan untuk tidak berkecil hati dan memanfaatkan waktu di LPKA sebagai momen transformasi diri.

“Setiap anak berhak memperoleh kesempatan kedua untuk menata masa depan. Ikuti seluruh program pembinaan dengan baik, agar saat kembali ke masyarakat nanti, kalian menjadi pribadi yang lebih berguna,” pesannya menyemangati para anak binaan.

Ada harapan besar yang tersirat dalam visi Bodewin. Ia memandang jumlah anak binaan sebagai cermin kondisi sosial masyarakat. Baginya, keberhasilan pemerintah daerah justru diukur ketika angka anak binaan di LPKA semakin menurun dari tahun ke tahun.

“Jika angka anak binaan terus menurun, itu berarti Ambon semakin damai, dan Maluku secara umum juga semakin damai. Itulah impian besar Pemerintah Kota Ambon,” pungkas Bodewin.

Upaya kolaboratif antara Pemkot Ambon dan LPKA Kelas II Ambon ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam menciptakan tatanan masyarakat yang lebih berkeadilan dan penuh empati di Bumi Manise. (KTL)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Dalami Dugaan Kepemilikan 57 Burung Dilindungi

25 Juli 2026 - 20:50 WIT

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelajar Amerika-Eropa Diboyong Promosikan Banda Neira ke Mata Internasional

22 Juli 2026 - 22:21 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Trending di Amboina