Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Pemprov Maluku Ajukan Pinjaman SMI, Gubernur: Baru Ditahap Permohonan

badge-check


Pemprov Maluku Ajukan Pinjaman SMI,  Gubernur: Baru Ditahap Permohonan Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, kini mengajukan permohonan pinjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengakui itu. Dia bilang, status pinjaman masih ditahap permohonan. Apa yang dilakukan Gubernur Hendrik, sama seperti sebelumnya, dilakukan Gubernur Murad Ismail.

Saat Murad Ismail-Barnabas Orno memimpin Maluku, Indonesia “darurat” COVID-19. Sehingga itu, jadi alasan mereka mengajukan pinjaman dana ke PT SMI.

Kini, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, juga melakukan opsi yang sama ditengah Pemerintah Pusat lakukan Indonesia lakukan efisiensi anggaran.

Beban pengembalian pinjaman di era Murad Ismail-Bernabas, memaksa Gubernur Hendrik dan Wakil Abdullah,  mengajukan pinjaman itu.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Hendrik dan Abddulah Vanath, tiap tahun harus menyetor dana pengembalian pinjaman PT SMI di era Murad-Bernabas sebesar Rp 136 miliar.

Kesepkatan resmi pinjaman diajukan setelah Rabu, 19 November 2025, Gubernur bertemu Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, di markas Wakil Raklyat Karang Panjang, Ambon.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas rencana pinjaman dana ke PT SMI. Rencana pengajuan pinjaman yang dilakukan Pemprov Maluku ke PT SMI sebesar Rp1,5 triliun rupiah.

Setelah pertemuan itu, kepada wartawan Hendrik menegaskan, pengajuan pinjaman itu, saat ini masih ditahap permohonan. Menurutnya, kebijakan nasional saat ini mendorong efisiensi anggaran daerah, sehingga pinjaman jadi salah satu pilihan pembiayaan.

“Berutang itu bukan hal yang dilarang. Pemerintah pusat sendiri dorong daerah memanfaatkan skema pinjaman melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38. Yang terpenting, perencanaannya jelas dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya..

Bila proposal pinjaman disetujui DPRD serta PT SMI, dana tersebut akan diarahkan untuk pembangunan sejumlah ruas jalan penting seperti lingkar Batabual, Ambalau, Inamosol, Huamual, dan beberapa titik yang jadi prioritas di kawasan Seram Utara.

Hendrik menambahkan bahwa tingginya ketergantungan Maluku pada dana transfer pusat membuat setiap rupiah dari pinjaman harus digunakan secara cermat. (KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Kolaborasi Unsur Maritim Maluku Jaga Wilayah KKKS

13 Mei 2026 - 02:52 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Maluku Perluas Program Imunisasi Hingga Pelosok pada PID 2026

11 Mei 2026 - 02:49 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Trending di Maluku