KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah menata kawasan pesisir Teluk Ambon dan Pasar Mardika sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang modern, tertata, dan berdaya saing.
“Penataan ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadikan kawasan pesisir sebagai pusat pengembangan wilayah,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat membuka Lokakarya Integrated City Planning (ICP) di Ambon, Kamis (…).
Wali Kota menegaskan, rencana tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon 2025–2029, di mana Teluk Ambon ditempatkan sebagai prioritas utama. Kondisi geografis kota yang berada di pulau kecil dengan ruang terbatas serta tekanan urbanisasi, menurutnya, menuntut perencanaan yang sistematis dan kolaboratif.
Selain Teluk Ambon, Pemkot juga fokus pada penataan Pasar Mardika, termasuk pembangunan Pasar Papalele dan pusat kuliner di tepi pantai. Proyek ini dirancang terintegrasi dengan pembangunan jalan lingkar Teluk Ambon, sehingga mendukung pengembangan kota secara menyeluruh.
“Pembangunan pasar dan jalan lingkar bukan proyek yang berdiri sendiri. Semuanya saling terhubung untuk mempercepat transformasi kota,” jelas Bodewin.
Momentum peringatan 450 tahun Kota Ambon pada 7 September 2025 disebut Wali Kota sebagai titik penting untuk mempercepat perubahan wajah kota. Ia menegaskan pentingnya sinergi semua pemangku kepentingan agar Ambon semakin maju.
“Dari kampung kecil kini Ambon telah menjadi ibu kota provinsi, pusat pendidikan dan kesehatan, serta tujuan banyak orang. Maka sudah seharusnya kota ini kita tata lebih baik,” ujarnya.
Wali Kota juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, termasuk kehadiran Jembatan Merah Putih (JMP) yang dinilai telah mengubah wajah Ambon secara signifikan.
“Kami tidak bisa membangun sendiri. Dengan dukungan pusat, provinsi, dan seluruh masyarakat, Ambon bisa maju bersama Maluku dan Indonesia,” tegasnya.
Pemkot Ambon berkomitmen melanjutkan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (AN/KT)


























