KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kendati berbagai program telah dilakukan Pemerintah Kota Ambon, namun angka penurunan stunting belum menunjukan hasil yang signifikan.
Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK, Lisa Wattimena, saat membuka rapat evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon, yang berlangsung di balai kota, Selasa (22/7).
Menurutnya dalam proses evaluasi pelaksanaan program diharapkan tim dapat mengkaji kembali berbagai hal yang telah dilakukan bersama.
Kata dia upaya percepatan penurunan stunting memang tidak hanya menjadi prioritas Pemkot Ambon tetapi juga masyarakat di semua tingkatan.
“Peran swasta, masyarakat dan komunitas harus terlihat secara aktif dalam percepatan pencegahan stunting. Hal inilah yang dirasa penting sebagai bahan evaluasi, disamping juga mengevaluasi intervensi program yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan ke depannya agar semuanya tepat sasaran,” sarannya.
Kata dia kolaborasi, menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program penurunan Stunting di Kota Ambon dapat terlaksana dengan baik.
“Saya berharap hari ini, kita dapat mengidentifikasi kendala, memperkuat koordinasi dan melahirkan solusi inovatif yang bisa diimplementasikan agar target nasional penurunan stunting dapat tercapai khususnya di Kota Ambon. Untuk itu, diperlukan komitmen kita bersama dalam upaya dimaksud. Saya yakin bahwa dengan kolaborasi, kerja sama dan komitmen yang kuat, angka stunting di Kota Ambon dapat kita tekan secara signifikan,” kata Wattimena.
Diakuinya, Pelaksanaan rapat evaluasi ini akan menjadi wadah yang sangat penting bagi semua yang hadir untuk menilai, menganalisis dan memperbaiki langkah-langkah yang telah diambil maupun yang akan ditempuh bersama dalam upaya penurunan stunting.
Tambah dia, dalam proses input data mandiri oleh OPD harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ketika kita salah input data pastinya angka stunting juga tidak akan menunjukan hasil yang baik,”ingatnya. (KTL)



























