“Bila ada kendala harus segera berkomunikasi agar segala halangan bisa teratasi secepatnya,” ucapnya.
Program-program tersebut digagas lantaran berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, dapat diketahui bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) / Inflasi tahunan di Provinsi Maluku pada Agustus 2024 berada pada angka 2,58 persen.
Sementara inflasi tahunan pada tiga wilayah IHK yakni, pada Kabupaten Maluku Tengah berada pada 1,38 persen, Kota Ambon 3,47 persen dan Kota Tual 1,64 persen.
Sadali juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku menggagas Program Pasar Pengendalian Inflasi (Pa Sadali) yang diharapkan dapat membantu untuk memudahkan masyarakat, untuk membeli bahan pokok yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau.
“Inflasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah dan BPS saja, tetapi tanggung jawab kita semua, untuk itu mari kita sama-sama bergandengan tangan, menjaga pengendalian inflasi ini, agar dapat berjalan dengan baik, karena jika inflasi terkendali, ekonomi tumbuh maka kesejahteraan kita rasakan,” ujar Sadali. (AN/KT)



























