Status Petrus Fatlolon di Ujung Tanduk

KABARTIMURNEWS. COM, AMBON - Status Petrus Fatlolon, mantan Bupati Kepuauan Kepulauan Tanimbar (KKT) mulai bergulir di institusi Kejaksaan.

Faktanya, ekspos perkara SPPD fiktif pada Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) ini sudah berlangsung sebelum Jumat (22/03/2024).

Apalagi jaksa juga telah menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) guna menindaklanjuti pihak-pihak yang diduga terlibat.

‘’Sementara dalam proses perampungkan tim,’’ kata sumber Kejari KKT Jumat (22/03/2024) yang diterima Kabar Timur melalui pesan whatsapp.

Diakui kalau ekspos internal sudah selesai terkait dugaan keterlibatan calon tersangka dimaksud. "Apalagi ini menjadi etensi khusus hakim kepada jaksa,” aku sumber internal Kejari KKT.

Sumber menjelaskan BAP penyidik dan putusan Hakim tentu saja berkaitan erat di perkara yang diduga melibatkan mantan bupati itu.

Apalagi, Petrus Fatlolon hadir selaku saksi. Di lain pihak majelis hakim berkeyakinan Petrus punya andil di perkara ini.

"BAP bukan hanya sekedar pedoman bagi majelis hakim untuk memeriksa suatu perkara pidana tapi juga sebagai alat bukti,” jelas sumber internal Kejari KKT.

Sebelumnya, pada sidang lanjutan Kamis (21/3/2024) kemarin di PN Tipikor Ambon, hakim ketua Rahmat Selang, memerintahkan JPU agar membuat BAP. Mengingat saksi berinisial PF ini menyangkali beberapa keterangan saksi.

“Ini uang negara, nanti kami buatkan dalam pertimbangan hukum. Dan bukti-buktinya nanti kami kembalikan ke JPU untuk proses perkara pada tersangka lain,” tegas hakim ketua Rahmat Selang.

"Makanya tadi saya bilang, oleh pimpinan itu himbauan tapi bagi bawahan itu perintah. Bapak kan sarjana hukum, kok bicaranya asal-asalan,” ujar hakim Selang. (KTA)

Komentar

Loading...