KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, telah mengguyur Kota Ambon, Maluku, sejak akhir April 2023 lalu, setidaknya menghasilkan enam titik longsong dan banjir disejumlah wilayah di kota berjuluk tanah manise ini.
Terbaru, diguyur hujan sejak, Kamis (15/6) kemarin, menyebabkan talud Panorama Cafe yang berada di RT 001/RW 01 Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau Kota Ambon ambruk.
Selain Cafe Panorama, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada enam titik longsor kategori “parah” telah terjadi.
Kepala Seksi Logistik BPBD kota Ambon, Sherly Palijama, Kamis (15/6),kemarin mengatakan, ada enam titik longsor yang terjadi dalam kategori parah dalam sepekan ini.
“Longsor juga terjadi di kawasan Bere-bere, Kayu Putih, Mangga Dua, Batumeja dan LIN V Karang Panjang (Karpan),” jelasnya.
Ada dua orang korban luka ringan di kaki saat berupaya hindari longsoran tanah, dari keluarga Pattipeiluhu yang turun ke Keluarga Maitimu. Beberapa hari lalu di lokasi itu juga longsoran terjadi.
Terkait longsor di Cafe Panorama, dia mengatakan, BPBD telah memberi bantuan terpal tiga lembar ukuran 6×8 ke pihak Panorama Cafe untuk tanggap darurat sementara tutup longsoran. “Hingga nanti cuaca bagus, baru ditindaklanjuti,”ujarnya.
Terpisah, salah satu karyawan Cafe Panorama, Elma Dahoklory menuturkan, saat hujan deras siang tadi (kemarin), dirinya sementara cas handphone di ruang cafe, tak ada pengunjung saat itu.
Ketika terlihat tanah miring berpotensi longsor, sudah ada peringatan dari keluarga yang bermukim di bawah seberang jalan, untuk menghindari ambruknya tanah dan talud.
“Sebelum kejadian, ada om-om di rumah depan cafe memberi peringatan awas longsor, makanya saya pindah, jadi aman. Kebetulan juga tidak ada pengunjung, serta kendaraan juga tidak lewat di jalan raya saat longsor terjadi dan tutup jalan,”jelas Elma.
Elma mengatakan, karena Cafe yang berada di kemiringan, longsoran kecil sering terjadi jika musim hujan dan pihaknya gunakan terpal untuk tutup agar tidak longsor.
“Ini yang paling parah, sejak 2004 Cafe Panorama ada, tidak pernah ada longsoran besar, hanya kecil dan bos pakai terpal tutup,”tandasnya.(KTE)


























