Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Maluku Peringkat Tujuh Penyalahgunaan Narkoba

badge-check


Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah memberikan penghargaan kepada peserta Pelatihan Kader Inti Pemuda Antinarkoba 2019 pada acara penutupan di Hotel Golden Palace, Ambon, Jumat (21/6).   Perbesar

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah memberikan penghargaan kepada peserta Pelatihan Kader Inti Pemuda Antinarkoba 2019 pada acara penutupan di Hotel Golden Palace, Ambon, Jumat (21/6).

Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) narkoba juga mengancam anak-anak dengan jumlah pengguna narkoba di usia remaja naik menjadi 14 ribu jiwa dengan rentang usia 12-21 tahun.

“Di satu sisi narkoba diposisikan sebagai pengahncur bangsa, kini dan mendatang. di sisi lain barang haram ini merupakan komoditi bisnis yang sangat menggiurkan walaupun jelas sangat tidak legal dan haram hukumnya. Ini menjadi tantangan bagi BNN dan seluruh jajarannya,” kata Murad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Ronny Sam Wolter Tairas pada acara penutupan Pelatihan Kader Pemuda Antinarkoba (KIPAN) di Hotel Golden Palace, Ambon, Jumat (21/6).

Menurutnya, pemuda perlu diberdayakan agar memiliki keunggulan daya saing dan mampu memberikan kontribusi yang terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

PINTU MASUK

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah mengatakan letak geografis Maluku yang bercirikan kepulauan dan dikelilingi lautan bisa menjadi pintu masuk bagi peredaran narkoba dari luar negeri.

Sejauh ini kata dia, memang belum terdeteksi pintu-pintu masuk peredaran narkoba melalui perairan Maluku dari luar negeri, akan tetapi bukan berarti proses pendeteksian tidak dilakukan.

Faisal berharap melalui KIPAN 2019 di Maluku, bisa menjadi wadah dalam memerangi narkoba di Maluku.

“Maluku merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi laut dan banyak pintu masuk dari luar negeri melalui peraiaran di Maluku. belum didapatkan deteksian yang baik, tapi bukan berarti tidak ada. Mudah-mudahan kita melakukan pengkaderan bersama-sama memerangi angka-angka itu menjadi berkurang,” ucapnya.

Dipilihnya narkoba sebagai prioritas penting penyelamatan generasi muda kata, Faisal karena narkoba merupakan hal yang negatif. “Kalau Anda mengenal narkoba maka hidup Anda akan terus menerus berdampingan dengan narkoba sampai meninggal dunia. Narkoba bukan kegiatan yang positif tapi kegiatan negatif,” tegas Faisal.

Narkoba semakin hari semakin bertambah. Bahkan ada dalam bentuk biskuit yang harganya bisa dijangkau oleh anak kecil sekalipun. Jika tidak diperangi, generasi muda yang terkena narkoba akan menjadi penikmat dan berkembang menjadi pengedar. “Sebelum pengguna semakin banyak, kami mengajak adik-adik semua untuk mengajak dan memberitahu kepada orang yang lebih banyak akan bahaya narkoba,” tuturnya. (RUZ/MG3)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku