Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malut

Penjelasan Akademisi, Kenapa Kelapa Bido Jangan Dikirim ke Luar Daerah

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Kualitas jadi satu-satu alasan mengapa Kelapa Asli Morotai atau dikenal Kelapa Bido, bibitnya jangan dijual ke luar daerah.

“Kalau pengiriman bibit kelapa bido keluar Malut tidak dilarang dikhawatirkan yang akan menikmati manfaat dari keunggulan kelapa bido adalah petani di luar Malut,”kata Akedemisi dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muchtar Adam di Ternate, pekan kemarin.

Bibit kelapa bido banyak diminati di daerah luar Malut, bahkan luar negeri seperti Thailand dan India, bahkan pada 2017 silam harganya mencapai Rp100ribu per bibit.

Menurut dia, keunggulan kelapa bido, terutama dari segi ketebalan daging buah dan produktivitasnya yang bisa mencapai di atas 20 buah per tandan sulit ditemukan samanya pada jenis kelapa lain di berbagai daerah di Indonesia, termasuk luar negeri.

Oleh karena itu, Pemkab Pulau Morotai dan daerah lainnya di Malut harus memanfaatkan keunggulan kelapa bido itu, sebagai jenis kelapa yang diprioritaskan dalam pengembangannya, baik pada lahan baru maupun untuk peremajaan tanaman kelapa tua.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gubernur Bersama Wagub Pererat Ukhuwah Umat di Haltim

7 Maret 2026 - 00:11 WIT

Mantan Bupati Taliabu Bersaksi di Sidang Kasus Korupsi

24 Februari 2026 - 01:52 WIT

Kemenkum: Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual Cegah Pembajakan

21 Februari 2026 - 21:31 WIT

Gubernur Malut Minta Masyarakat Waspadai Potensi La Nina

20 Februari 2026 - 19:08 WIT

Pertamina Pastikan Stok BBM Terjaga di Maluku dan Papua saat Ramadhan

19 Februari 2026 - 21:09 WIT

Trending di Maluku