Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Geliat Pariwisata Dunia di Banda Neira, Imigrasi Maluku Pacu Aktifkan Kembali Terminal Khusus

badge-check


Banda Naira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perbesar

Banda Naira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku kini tengah serius membidik pengaktifan kembali Terminal Khusus (Tersus) di Banda Neira, Maluku Tengah.

Langkah strategis ini diambil bukan tanpa alasan. Banda Neira diproyeksikan bakal menjadi gerbang utama yang lebih ramah bagi wisatawan mancanegara sekaligus memperketat pengawasan keimigrasian di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Imigrasi Maluku, Sukri Martin, menegaskan Banda Neira adalah aset berharga yang memiliki daya saing global.

Keindahan alam, jejak sejarah yang kuat, hingga kekayaan budayanya telah lama menjadi magnet bagi turis asing.

“Banda Neira bukan sekadar destinasi wisata biasa, tetapi ikon pariwisata Maluku. Pengaktifan kembali Tersus menjadi langkah penting untuk mendukung kemudahan akses bagi wisatawan asing sekaligus meningkatkan pengawasan keimigrasian,” ujar Sukri di Ambon, Selasa 5 Mei 2026.

Sinergi untuk Akses Kelas Dunia Rencana besar ini mulai dimatangkan melalui koordinasi intensif dengan Imigrasi Kelas I TPI Ambon.

Sukri menilai, diperlukan kajian komprehensif yang menyentuh aspek infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, hingga regulasi pendukung agar operasional Tersus berjalan mulus.

Data dari Dinas Pariwisata Maluku Tengah (Malteng) menunjukkan tren positif, di mana kunjungan wisatawan mancanegara ke Banda Neira telah mencapai 365 orang.

Sementara wisatawan nusantara menyentuh angka 1.441 orang. Angka ini diyakini akan melonjak drastis jika akses pintu masuk dipermudah.

Namun, Sukri mengingatkan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Maluku Tengah, terutama dalam hal penyediaan fasilitas operasional di lapangan.

“Dukungan yang telah disampaikan pemerintah daerah merupakan sinyal positif. Ini bukan hanya kebutuhan institusi Imigrasi, tetapi harapan bersama untuk kemajuan ekonomi daerah,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifki Taufan, menyatakan jajarannya telah bersiap di garda depan untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Pihaknya akan segera menyusun kajian teknis dan melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap mendukung penuh. Dalam waktu dekat, kami akan menyusun langkah strategis agar seluruh proses pengaktifan Tersus di Banda Neira berjalan optimal,” tegas Eben.

Dengan aktifnya Terminal Khusus ini nantinya, Banda Neira diharapkan tidak hanya semakin dikenal di peta pariwisata dunia, tetapi juga memiliki sistem pengawasan yang lebih modern dan terintegrasi. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Kolaborasi Unsur Maritim Maluku Jaga Wilayah KKKS

13 Mei 2026 - 02:52 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Maluku Perluas Program Imunisasi Hingga Pelosok pada PID 2026

11 Mei 2026 - 02:49 WIT

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Trending di Malut