Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Pendidikan

SD Negeri Tuni Peroleh Jukulele Dari PEC & Ridho Hafidz

badge-check


SD Negeri Tuni Peroleh Jukulele Dari PEC & Ridho Hafidz Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Peavey Electronic Corporation (PEC) dan Ridho Hafidz menggelar konser kolaborasi sekaligus penyerahan 10 jukulele kepada SD Negeri Tuni, Dusun Tuni, Desa Urimeseng, Kecamatan Nusaniwe.

Kegiatan ini berlangsung di Halaman SD negeri Tuni, Senin (18/3).

Usai konser dan penyerahan jukulele, Ridho mengatakan pemberian bantuan itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap SD Negeri Tuni, yang menerapkan kurikulum berbasis musik

“Motivasi yang tadi saya bilang bahwa Maluku khususnya Ambon itu tidak pernah habis-habis buat talenta musisi,”ucapnya.

Menurut dia sebenarnya generasi anak-anak Maluku memiliki karya yang bisa didengar oleh semua rakyat Indonesia, bahkan ke dunia kalau bisa ada yang seperti itu.

“Saya cuman bisa kasih ini, anggap saja saya berbagi kebahagiaan, bahwa saya dikontrak sama sebuah perusahaan dari Amerika dengan saya punya harapan bahwa mereka harus mensupport musisi lokal daerah,”ungkapnya.
Ditambahkan kegiatan yang sama akan terus dijalankan ke sekolah-sekolah di Ambon baik itu di jenjang pendidikan SD, SMP maupun SMA, yang berbasis mujsik.

“Untuk sekolah di tahun 2024 baru ini. Tapi Tahun 2022, saya sempat kasih 100 ukulele di Ambon dan tahun 2024 ini star pertama di SD Tuni. Saya akan jalankan terus ke semua sekolah-sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA yang berbasis musik,”janjinya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Tuni F Alfons saat diwawancarai awak media menyampaikan terima kasih kepada PEC dan Ridho Hafidz.

Meskipun keberadaan sekolah yang dipimpinanya jauh dari pusat kota, tetapi kegiatan ini bisa dilaksanakan. Sebab pihaknya harus menunjukkan identitas bahwa kampung ini kampung musik dan sekolah ini sekolah musik.

“Kegiatan seperti ini yang berkaitan dengan musik, tetap kita sukseskan,”tuturnya.

Disebutkannya persiapan untuk konser kolaborasi tersebut hanya seminggu namun proses pembelajarannya sudah sejak tahun 2021.

“Terkait kegiatan ini untuk persiapan anak ini cuma seminggu, karena memang proses pembelajaran itu kan kurikulum ini kan dia sudah jalan dari 2021, Sehingga dalam proses pembelajarannya bukan seperti esschool tapi prosesnya belajar seperti mata pelajaran yang lain, sehingga dalam proses pembelajaran itu juga anak-anak ini dia tidak diajarkan dengan menggunakan not angka tapi sudah menggunakan not balok,”jelasnya.

Ditambahkan aransemen musik yang didapat dari Ridho Hafidz, sudah tidak asing karena anak didiknya sudah diajarkan sehingga performa saat konser kolaborasi tersebut berlangsung sukses.
Alfons berharap ada perhatian serius pemerintah untuk pengembangan musik di SD Negeri Tuni. “Harapan saya hanya yang tadi ada perhatian yang serius dari pemerintah, karena kita sudah terisolir masalah transport, sehingga kadang bantuan yang harusnya kita punya itu tidak sampai di kami, tapi diberikan ke tempat lain,”pungkasnya. (KTL)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Unpatti Gandeng Perusahaan Belanda Studi Pengelolaan Sampah di Maluku

25 Februari 2026 - 22:44 WIT

6.000 Mahasiswa Unpatti Ambon Terima Beasiswa KIP Kuliah

24 Februari 2026 - 02:10 WIT

Unpatti Sediakan 7.026 Kursi Untuk Mahasiswa Baru 2026

21 Februari 2026 - 01:52 WIT

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Trending di Utama