KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Insiden terbaliknya angkot yang dikemudikan Markus Syalatua di turunan jalan Halong Batu-batu, Desa Halong, Kecamatan Baguala Ambon, Selasa (21/9) lalu kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Kendati demikian, polisi hingga kini belum memeriksa atau memintai keterangan dari sang sopir. Bukan tanpa sebab, polisi masih harus menunggu kesembuhan Markus yang mengalami sejumlah luka akibat kejadian tersebut.
“Polisi belum ambil keterangan sebab sampai sekarang si Markus masih dirawat akibat luka yang dialaminya,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Izaack Leatemia dihubungi wartawan, Rabu (22/9).
Menurutnya, Markus masih dirawat di RS Bhayangkara Ambon. Jika kondisinya sudah memungkinkan untuk dimintai keterangan, barulah pihak kepolisian melakukannya.
Selain itu, pihaknya pun telah memintai keterangan dari sejumlah saksi termasuk penumpang.
Sekadar tahu, sebelum kecelakaan, Markus diketahui mengemudikan angkotnya secara ugal-ugalan. Dia juga tidak mau mendengar teguran dari penumpang untuk memperlambat kecepatan kendaraannya.
Pria 53 tahun yang diduga sopir bandel itu terus melaju dengan kecepatan tinggi. Malah, dia balik merespon teguran penumpang dengan mengatakn tetap diam dan tenang di tempat duduk angkot.
Hingga pada turunan jalan Halong Batu-batu, Desa Halong, mobil kemudian terbalik dan menghantam salah satu pengendara motor yang sedang parkir. Sementara penumpang didominasi mahasiswa IAKN Ambon. (KTY)


























