Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

19.783 UMKM Ambon Diusulkan Peroleh Bantuan

badge-check


ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Para pelaku usaha mikro berpeluang mendapatkan bantuan UMKM Rp 2,4 juta melalui program Banpres Produktif dari pemerintah. 

Untuk menyalurkan bantuan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM bersama lembaga lain melakukan pendataan. Mengetahui sejauh mana kesiapan data, Komisi II DPRD Kota Ambon akan  mengundang Dinas Koperasi dan UKM membahas hal tersebut. 

Sekretaris Komisi II DPRD Maluku, Ricky Helaha menjelaskan, dari data yang diinput, berapa jumlah pelaku UMKM yang terdata akan dikirim sebagai calon penerima bantuan dari Kemenkop UKM.

“Kami undang (Dinas Koperasi) untuk menanyakan seputar kesiapan maupun jumlah data dari calon penerima bantuan ini,” kata Helaha kepada Kabar Timur di Ambon, Rabu (9/9) 

Setiap pelaku UMKM di seluruh Indonesia akan menerima bantuan sebesar Rp 2,4 juta. “Ini kebijakan pemerintah pusat untuk pemulihan ekonomi di Indonesia termasuk di kota Ambon,” sebutnya. 

Menurutnya, dari hasil rapat, data calon penerima bantuan yang sudah dikirim ke Kemenkop UKM sebanyak 19.783 UMKM. “Tapi kami akan dorong bantuan ini tepat sasaran. Kami tidak mau bantuan ini menjadi masalah seperti pengalaman BLT, beberapa waktu lalu,” tutur Helaha.

Politisi Hanura itu katakan, Komisi II akan tetap berkoordinasi dengan Dinas Koperasi sampai bantuan tersebut direalisasi. “Dari Kementerian Koperasi tidak disampaikan jumlah kuota penerima. Jadi kami akan tetap koordinasi. Kalau ada penambahan, ya didata dan dikirim,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Marthen Kailuhu mengatakan, bantuan yang di berikan dari Kemenkop tidak ditentukan jumlah UMKM penerima. 

Data yang telah dikirim akan diverifikasi Kemenkop dan tiap calon penerima diberikan nomor rekening bank. “Diupayakan dalam pekan ini dibayarkan karena juga sedang mengejar laporan pembayarannya, sehingga dananya harus dibayar sebagai dana Banpres produktif untuk modal kerja,” ujar Kailuhu. 

TETAP BERTAHAN

Dalam laman Kementerian Koperasi dan UKM dijelaskan, Banpres Produktif akan disalurkan hingga September 2020. Usulan bantuan UMKM Rp 2,4 juta akan ditutup bila kuota sudah terpenuhi.

Banpres Produktif untuk Usaha Mikro ini adalah dana hibah bukan pinjaman atau kredit. Penerima bantuan UMKM Rp 2,4 juta tidak dipungut biaya dalam penyalurannya kepada para pelaku usaha.

“Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro adalah strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar bertahan di tengah pandemi COVID-19,” tulis Kementerian Koperasi dan UKM dalam situsnya, Rabu (9/9).

Penyaluran bantuan tercantum dalam surat Kementerian Koperasi dan UKM nomor 367/SM/VIII/2020 tanggal 4 Agustus 2020, tentang Pendataan Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro. 

Bantuan UMKM Rp 2,4 juta nantinya sampai ke rekening pemerima melaui bank penyalur yaitu BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri. UMKM yang menerima bantuan akan menerima pesan singkat SMS dari bank penyalur.

Bagi UMKM yang belum punya rekening akan dibuatkan bank penyalur saat pencairan dana Bansos Produktif. Dana bantuan UMKM Rp 2,4 juta akan diberikan langsung pada yang telah memenuhi syarat dan diusulkan lembaga pengusul.

Setelah mendapat pesan singkat penerimaan bantuan UMKM Rp 2,4 juta, pelaku usaha dapat langsung melakukan verifikasi di bank penyalur. Usai verifikasi, proses pencarian dana bantuan bisa selesa dilaksanakan pelaku UMKM dan bank penyalur. (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku