Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Papua

Hadapi KKSB, Brimob Maluku Dan Kelapa Dua Masuk Papua

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,TIMIKA– Sebanyak 200 personel Brimob didatangkan ke Timika guna mengatasi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang akhir-akhir ini kerap melakukan teror penembakan di beberapa wilayah di Papua.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika, Minggu, mengatakan pada Jumat lalu, sebanyak 200 personel Brimob dari Ambon dan Kelapa Dua Depok telah tiba di Timika. Pasukan Brimob tersebut selanjutnya akan dikirim ke beberapa daerah seperti Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya, termasuk di Tembagapura Mimika untuk mengatasi gangguan kamtibmas oleh KKSB.

“Ada satu kompi dari Satuan Brimob Polda Maluku dan satu kompi lagi dari Resimen Pelopor Brimob Polri,” jelas AKBP Agung.  Ia mengatakan, untuk sementara pasukan Brimob luar Papua itu disiagakan di Timika.

Mereka akan dikirim ke beberapa daerah rawan gangguan kamtibmas sesuai kebutuhan di wilayah tersebut.  Khusus di wilayah Nduga, hingga kini masih terdapat satu kompi yang tergabung dalam Satgasus Papua untuk mengamankan wilayah itu dari gangguan KKSB.

“Sampai sekarang masih ada satu kompi disiagakan di Nduga. Pasukan yang datang ini untuk penebalan dan mengisi kekosongan di beberapa tempat yang terdapat potensi ancaman gangguan kamtibmas oleh KKSB,” ujar AKBP Agung.

Ancaman gangguan kamtibmas di beberapa wilayah di Papua cukup meningkat akhir-akhir ini, termasuk menjelang peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, seperti penyerangan terhadap dua anggota dan mobil patroli Polres Puncak Jaya di Mulia.

Selain itu, baru-baru ini tim survei ‘Papua Terang’ yang didampingi aparat TNI juga diserang oleh sekelompok warga saat melakukan kegiatan survei di Kabupaten Paniai.  Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi AM Kamal mengakui tiga daerah yaitu Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya menjadi perhatian serius Polda Papua menjelang perayaan HUT RI tahun ini.

“Daerah lain di Papua cukup kondusif sebagaimana laporan dari para kapolres. Namun, yang menjadi perhatian adalah daerah-daerah pegunungan karena masih terjadi kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata,” kata Kombes Kamal baru-baru ini. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Kolaborasi Unsur Maritim Maluku Jaga Wilayah KKKS

13 Mei 2026 - 02:52 WIT

Polisi Lumpuhkan Anggota KKB Saat Serang Kendaraan di Dogiyai

11 Mei 2026 - 02:52 WIT

Pemprov Papua Selatan Godok Pergub Masyarakat Hukum Adat

28 April 2026 - 14:27 WIT

BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun Untuk Penukaran Uang Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 16:47 WIT

Perjalanan Pulang Hiu Zebra ke Raja Ampat

19 Februari 2026 - 12:22 WIT

Trending di Papua