AMBON-Billy Maitimu (51) tewas gantung diri di rumahnya. Dia ditemukan tewas oleh tetangganya, Randi Sohilait, yang bermaksud mencari korban karena curiga lampu rumahnya tidak dinyalakan.
Namun ketukan pada pintu rumah korban tidak direspon. Hal itu membuat Randi cemas dan berinisiatif merusak pintu rumah pegawai honorer Kantor Pajak Ambon itu.
Randi berhasil masuk di rumah korban, tapi tak dinyana, Billy ditemukan tak bernyawa tergantung pada seutas tali kabel hitam, tepat di depan pintu kamar korban.
Kasi Humas Polresta Poulau Ambon dan Pp Lease Janete S Luhukay kepada wartawan, Senin (10/4) menjelaskan mayat pria berusia 51 tahun itu ditemukan Minggu (9/4) sekira pukul 21.58 Wit. Tepatnya di rumah korban di kawasan Gunung Nona RT 007/07, Kelurahan Benteng, Kec Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku.
Humas Polresta Ambon itu menjelaskan sesuai keterangan saksi Randi Sohilait (32) sekitar pukul 21.50 Wit dirinya mendatangi rumah korban untuk mengecek keberadaan korban. Randi curiga sebab lampu rumah korban tidak dinyalakan.
Di depan rumah korban, saksi Randi melihat pintu rumah korban terkunci dari dalam. Saksi lalu berteriak memanggil nama korban berulang ulang tetapi tidak dijawab. Hal itu membuat saksi berinisiatif merusak pintu depan agar bisa masuk.
“Saksi Randi berhasil masuk setelah pintu rumah korban rusak. Setelah sampai di depan kamar korban saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung tepat di depan pintu kamar korban. Melihat hal itu saksi langsung lari keluar meminta pertolongan warga sekitar,” jelas Luhukay mengutip keterangan saksi Randi.
Teriakan minta tolong oleh saksi Randi langsung direspon warga di kompleks tersebut, hal itu membuat warga ramai-ramai mendatangi rumah korban. Beberapa saat kemudian, korban lalu dievakuasi.
Selanjutnya, warga sekitar korban langsung berkordinasi dengan Polsek Nusaniwe. Sekitar Pukul 22.25 Wit, Anggota Polsek Nusaniwe mendatangi TKP dipimpin Kapolsek Nusaniwe, Iptu Johan W.M.Anakotta dan langsung mengamankan TKP.
“Untuk Kematian korban dari pihak keluarga telah mengikhlaskan dan tidak mau untuk dilakukan otopsi. Kemudian dari pihak Polsek Nusaniwe mengarahkan pihak keluarga korban untuk dibuatkan surat penolakan Outopsi. Tidak terdapat Tanda-tanda kekerasan pada tubuh bagian luar korban,” tandas Luhukay.(*/KT)


























