NAMLEA –Angin puting beliung menerjang kawasan pemukiman di dusun Airmendidih, desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Minggu (5/03).
Bencana alam yang terjadi sekira pukul 15.00 WIT ini mengakibatkan sebanyak 12 unit rumah warga rusak ringan, hingga berat.
Bencana alam yang disertai hujan deras ini terjadi sekitar pukul 15.40 WIT itu mengakibatkan dua belas (12) rumah warga rusak.
Selain itu beberapa pohon tumbang di lokasi kejadian. Kepala Desa Waenetat, Irwandi menyampaikan belasan rumah yang rusak antara lain milik Efendi/Muslim, Tutut Toiman, Lam Surahman, Rasimun, Kasito, Jatmiko, Sugeng, Trianto, Supinah, Nurdin, Agus, Awaludin, Muslih/Kolikah.
“Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah, ” akui Irwandi.
Irwandi berharap Pemerintah Daerah turun langsung ke lokasi kejadian karena saat ini belum ada tim yang datang meninjau ke lokasi.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam bencana angin puting beliung ini. Namun menurut Kepala Desa Waenetat Saudara Irwandi bahwa kerugian akibat bencana angin puting beliung mencapai Rp. 240.000.000,” jelas Kasi Subpenmas Humas Polres Pulau Buru, Aipda Djamaludin,
Hingga sore kemarin ujar Djamaludin warga yang menjadi korban tengah membersihkan puing-puing rumah mereka akibat terjangan angin puting beliung.
“Wanita dan anak anak yang rumahnya terkena angin puting beliung sementara ini telah mengungsi di perumahan penduduk yang tidak terdampak angin puting beliung,” katanya.
Ia mengaku Kapolsek Waeapo Ipda Andreas Panjaitan, bersama Camat Waeapo Baharudin Besan, telah turun ke lokasi kejadian untuk meninjau masyarakat terdampak bencana alam ini.
“Personel Polsek Waeapo juga telah turun ke lokasi bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki bangunan yang rusak, dan memberikan bantuan logistik berupa indomie dan telur,” tambah Djamaludin.
Polres Pulau Buru menghimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan menjaga barang-barang mereka agar tidak hilang atau mengantisipasi terjadinya kasus pencurian.
“Kami juga menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam beraktifitas dan mengantisipasi adanya bencana lanjutan. Apabila terjadi lagi segera berlindung ke lokasi yang aman,” pintanya, (*/KT)


























