Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Belum Ada Kelanjutan Penanganan Pengungsi Pelauw

badge-check


Belum Ada Kelanjutan Penanganan Pengungsi Pelauw Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Maluku, Benhur Watubun menyampaikan tidak ada pembahasan terkait tindaklanjut penanganan pengungsi Pelauw, setelah 10 tahun mengungsi di kota Ambon.

“Sampai saat ini belum ada perhatian serius pimpinan dewan, padahal dalam rapat bersama pengungsi Pelauw Desember 2021 lalu, mereka ingin kembali ke tanah kelahiran mereka,” kata Benhur.

Selama berada di tempat pengungsian mereka tak mendapat perhatian dari pemerintah, bahkan setelah rapat lanjutan masih belum ada pembahasan serius terkait hal tersebut.

Ketua Angkatan Muda Hatuhaha Waelapia (AMHW) Pelauw, Erdy Tualepe mengaku belum melihat adanya pembahasan serius terkait aspirasi yang mereka sampaikan pada rapat akhir tahun kemarin.

“Informasi rencana pembentukan tim panitia kerja yang disampaikan Ketua DPRD sampai sejauh ini kami masih sebatas wacana. Belum ada pembahasan serius DPRD Maluku,” kata Erdi kepada wartawan, Rabu, kemarin.

Sebagai perwakilan pengungsi Pelauw, mereka telah menyurati DPRD Maluku untuk mempertanyakan kelanjutan aspirasinya dan berharap adanya keterbukaan informasi.

“DPRD sebagai perpanjangan suara rakyat kami perlu mengetahui proses yang dilakukan atas aspirasi kami sampaikan, setidaknya ada keterbukaan informasi kepada kami,” tutupnya. (MG3)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku