Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Ambon Perpanjang PPKM, Walikota : Nanti Dilonggarkan

badge-check


Ambon Perpanjang PPKM,  Walikota : Nanti Dilonggarkan Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, pada 22 Juli, hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Untuk diketahui PPKM mikro diperketat, yang diterapkan sejak 8 Juli lalu, telah berakhir pada 22 Juli 2021 hari ini. Sementara untuk lanjutan perpanjangan itu sendiri, sudah tidak lagi menggunakan status diperketat.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, dalam keterangan persnya melalui aplikasi Zoom, Rabu (21/7) kemarin mengaku, perpanjangan PPKM dengan aturan lama (diperketat), masih akan berlaku sampai tanggal 25 Juli.

“Jadi mulai besok (hari ini) PPKM tidak lagi menggunakan nama darurat atau diperketat. Namun untuk aturannya, masih sama seperti yang lalu (diperketat). Nanti tanggal 26 Juli 2021, baru dilonggarkan, “ katanya.

“Mungkin pada tanggal 26 Juli nanti, kelonggaran sudah kita berikan, seperti toko, Mall, cafe, rumah kopi, rumah makan, kuliner dan sejenisnya itu, sudah bisa kita ijinkan sampai 20.00 WIT, bahkan bioskop juga diijinkan beroperasi, “ tambahnya.

Richard mengaku, jika sudah tiba pada tanggal 26 Juli 2021 (selesai masa perpanjangan), dirinya akan mengumumkan mana saja sektor-sektor yang dilonggarkan, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Nanti saya umum mana saja yang akan dilonggarkan. Kalau untuk bioskop, bila diijinkan buka tapi harus beroperasi dengan kapasitas terbatas. Pokoknya tunggu saja sampai tanggal 26 Juli, sementara ini kita pakai pola atau aturan lama dulu, “jelasnya.

Lebih lanjut, Richard mengatakan, saat ini penerapan PPKM tidak lagi menggunakan istilah darurat atau diperketat. “ Sekarang sudah pakai istilah level. Dan Kota Ambon awalnya level empat, saat ini sudah masuk tiga, “ujarnya.

Walikota berharap, dalam dua pekan terakhir selama penerapan PPKM diperketat, Kota Ambon mengalami penurunan kasus yang cukup. “Makanya sekarang kita sudah masuk Zona orange,”paparnya.

“ Saya harap kondisi COVID-19, yang sudah mulai dikendalikan ini bisa terus dipertahankan. Sehingga,  pada saat penerapan PPKM dengan skala yang dilonggarkan itu, situasi pengendaliannya bisa terjaga baik,”tutupnya. (KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku