Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Cetak Sejarah, Safitri : Perempuan Bisa Jadi Gubernur

badge-check


Cetak Sejarah, Safitri : Perempuan Bisa Jadi Gubernur Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Selama kepemimpinannya, dirinya siap bantu Gubernur Murad Ismail dalam mengentaskan kemiskinan.

Bupati Buru Selatan (Bursel), Safitri Malik Soulisa, mencetak sejarah baru sebagai perempuan pertama di Maluku yang berhasil menjadi bupati.

Safitri Malik Soulisa dan Gerson Eliaser Selsily  atau dikenal dengan “SMS-GES” resmi dilantik Gubernur Maluku, Murad Ismail, sebagai Bupati dan wakil Bupati Bursel, periode 2021-2026, di Kantor Gubernur, Selasa (22/6).

Pada sambutan perdananya, di acara syukuran pelantikan, dan ramah tama, di Gedung Islamic Center, Selasa malam, Safitri mengaku, apa yang dia capai saat ini, bisa menjadi motivasi bagi perempuan di Maluku umumnya.

“Saya berharap, ke depan bukan cuma Safitri saja yang bisa jadi Bupati. Saya yakin, ini jadi motivasi agar perempuan ke depan bisa jadi pimpinan di Kabupaten/kota lain, bahkan bisa jadi Gubernur di Maluku, “harapnya.

Dia menambahkan, untuk mencapai kata sejahtera dalam suatu tujuan pemerintahan, maka para elit tidak boleh saling menjatuhkan, satu sama lain. “ Nanti masyarakat yang jadi korban, “ujarnya.

Dia mengaku, selama kepemimpinannya, dirinya siap berkomitmen membantu Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam mengentaskan kemiskinan. “Kita harus bantu Gubernur untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan begitu, saya yakin, Maluku lebih sejahtera dan lebih hebat dari provinsi lain, “ ujarnya.

Safitri mengaku, dirinya bersama wakilnya Gerson dalam memimpin Buru Selatan, membuka diri untuk siapa saja, yang ingin mengulurkan tangan demi kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap, mulai hari ini kita semua melupakan perbedaan pada masa Pilkada lalu, dan kepada ASN Bursel, untuk terus meningkatkan disiplin dan semangat pengabdian yang tinggi, demi kemaslahatan masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Safitri mengaku, dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan pengangguran, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada upaya peningkatan sarana dan prasarana transportasi di Buru Selatan.

“Salah satu persoalan saat ini adalah, masih rendahnya daya saing  komoditas unggulan daerah dan tingginya biaya distribusi. Maka upaya perhatian pemerintah daerah, nanti lebih difokuskan kepada pengembangan industri kecil dan menengah, “ terangnya.

Menurut Safitri, Buru Selatan memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA), yang bisa dikelola secara baik demi kepentingan masyarakat. “Kami pun akan memberikan peluang, bagi pengembangan investasi di daerah kami kepada semua pihak, “ ujarnya.

Dia menambahkan, kepercayaan yang diberikan masyarakat Bursel kepada dirinya dan Gerson, akan dijalankan sesuai visi-misi.  “Meningkatkan kemandirian Bursel, secara berkelanjutan sebagai Kabupaten yang rukun adil dan sejahtera, berbasis agamais, dengan semangat “Kai wait, ina ama, Wali Dale” Sebagai simbol perekat persaudaraan, orang Bssudara di tanah Bupolo.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada mantan Bupati Bursel dua periode, Bapak Tagop S Soulissa. Kami akan berusaha menyelesaikan semua yang belum sempat terselesaikan dimasa kepemerintahannya, “ tutup Safitri.

HARAP FOKUS INFRASTUKTUR

Mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Soulissa berharap, Bupati baru Safitri Malik Soulissa dalam kepemimpinannya, bisa lebih fokus terhadap peningkatan infrastruktur. “Namanya kebutuhan masyarakat tidak akan habis. Kekurangan di Bursel itu masih sangat banyak. Yang pertama harus diperbaiki itu adalah infrastruktur, “ kata Tagop, kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa, kemarin.

Sebagai pemimpin selama 10 tahun di Kabupaten Buru Selatan, dirinya siap membantu Safitri Malik Soulissa dan Gerson Eliaser Selsily, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Kami tahu bahwa kepemimpinan ini berlanjut. Tidak saja dilihat dari aspek emosional sebagai suami istri, tetapi kepentingan politik PDIP dan Demokrat yang juga bersanding selama 10 tahun, “ ungkapnya.

“Hal itu terus diperbaharui dengan kepemimpinan saat ini, yang diduduki PDIP-Demokrat, untuk bisa melanjutkan apa yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP dan Demokrat, “ sambungnya.

Lebih lanjut, Tagop mengaku, dirinya siap bersinergi dengan Safitri dan Wakilnya, terkait pengentasan kemiskinan. Pasalnya, dirinya merupakan bupati yang berhasil menurunkan angka kemiskinan di Buru Selatan.

“Selama 10 tahun angka kemiskinan kita, ada di nomor terendah. Jadi Maluku yang paling terendah adalah Bursel setelah Kota Ambon. Dan saya berharap agar, penataan birokrasi, sudah harus diperbaiki selama 100 hari kerja, “ tutupnya. (KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku