Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Festival 1000 Obor, Warnai Takbiran Negeri Latu

badge-check


Festival 1000 Obor, Warnai Takbiran Negeri Latu Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,SBB, – Gelaran malam takbiran Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, di Negeri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), diwarnai dengan kegiatan Festival 1000 obor, Rabu (12/5).

Ketua Panitia Festival 1000 Obor Muhammad Husen Samallo yang dikonfirmasi mengaku, kegiatan yang diikuti ratusan masyarakat setempat itu, bertujuan untuk mempertahankan nilai-nilai budaya islam.

“Budaya islam seperti pawai Obor di malam Takbiran ini, harus tetap kita jaga dan lestarikan di era industri 4.0 seperti sekarang, “kata Husain.

Menurutnya, kegiatan pawai obor di malam takbiran hampir sudah tidak menjadi prioritas di beberapa wilayah di provinsi Maluku. Olehnya itu, dengan kegiatan seperti yang dimaksud, dapat bertujuan guna menjaga kelestarian budaya pawai obor.

“Ini akan menjadi langkah awal untuk mengembalikan kelestarian budaya islam setiap malam takbiran. Dan kegiatan seperti sekarang, pasti diagendakan setiap tahun, ” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, budaya pawai obor seakan hilang perlahan dan digantikan dengan aksi pawai menggunakan kendaraan yang terkesan meresahkan.

“Sebelumnya itu, malam takbiran selalu diisi dengan pawai menggunakan motor. Tapi malam takbiran kali ini tidak, kita kumpul semuanya, dari yang anak-anak sampai dewasa, semuanya jalan mengelilingi kampung, ” ungkapnya.

Dia menambahkan, kegiatan Festival 1000 Obor yang dilakukan tersebut, merupakan hasil kerjasama antara Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kecamatan Amalatu, PB IPMAL, Remaja Masjid Al-Fajar Latu, Pelelatu, dan KLBL.

Sementara itu, ketua Castigator 13 Leparisa Amalatu, M. Syukur Rumakur mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan pawai obor yang dilakukan tersebut.

“Kegiatan ini sangat berdampak positif. Selain untuk menjaga kelestarian budaya islam di malam takbiran, ini juga mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas, karena tidak ada pawai menggunakan kendaraan, ” tutupnya.

Dari hasil pantauan Kabar Timur di lapangan, Festival 1000 Obor yang dilakukan, berlangsung meriah. Antusiasme warga setempat dalam menyambut kegiatan itu terlihat tinggi. Situasi Kamtibmas pun terkendali. (KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku