KABARTIMURNEWS.COM,AMBON,– Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang melantik dan mengambil sumpah/ janji 17 Pejabat Administrator dan Pengawasan pada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, di lantai VII Kantor Gubernur, Senin (26/10) kemarin.
Mereka yang dilantik berasal dari Dinas Perhubungan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Serta Satpol-PP Provnsi Maluku.
Untuk pegawai dari Dinas Perhubungan yang dilantik yakni, Wesrizal, Rosdiati Hatala,Arifin Wabula, Agustina Imelda, Adriana Tanasale, Sonny Sandra, Katherina Florensia Tomasouw, Alex Selano, Rasna Firndaus.
Sementara untuk pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Serta Satpol-PP Provnsi Maluku yang dilantik terdiri dari Jacobus Paays, Imelda Rozaly Ayal, Ignatius Duckyson Takndare, Selly Takaria, Abd Rahim Lilisula, Augusta Izaac, Rohady, Rachma Tuahena.
Usai pelantikan ke-17 Pejabat Administrator dan Pengawasan pada jajaran Pemerintah Provinsi Maluku ini, Kasrul yang membaca sambutan Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan, ini bertujuan untuk membangun struktur birokrasi Pemprov Maluku, yang ideal.
“Ini bertujuan untuk membangun struktur birokrasi Pemprov Maluku, yang ideal dan profesional, yang diiisi oleh orang orang yang tepat, memiliki integritas, kapasitas serta dapat bekerja secara profesional, “ jelas Kasrul, saat membacakan Sambutan Gubernur Maluku, Murad Ismail.
Dikatakannya, kebijakan tersebut ditempuh dalam rangka percepatan pembangunan yang bermuara pada pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, peningkatan pelayanan dasar dan mendorong peningkatan investasi, serta pertumbuhan ekonomi sebagamana visi dan misi Pemprov Maluku.
“Saya sudah berlari kencang dan mengambil langkah cepat melakukan komunikasi dan koordinasi dengan para menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Hasilnya, para menteri yang saya temui, menyatakan akan memberikan dukungan penuh bagi percepatan pembangunan di daerah kita,” ungkap Kasrul, membacakan sambutan Murad.
Untuk itu, lanjutnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa mengimbangi langkah- langkah percepatan yang sudah dilakukan, terutama untuk menindaklanjuti kebijakan yang telah dibangun dengan pemerintah pusat.
Sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, lanjutnya, serta mengistruksikan beberapa hal penting dan strategis untuk menjadi perhatian, yakni membangun Maluku lebih baik, sangat dibutuhkan jalinan kerja (networking) solid, dan sinergis dengan semua pemangku kepentingan.
“Saya tegaskan kepada suadara- saudara sekalian untuk menjaga tiga pilar yaitu komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Setiap ASN pada masing masing OPD harus selalu memegang prinsip sinergitas untuk mewujudkan sasaran kinerja yang telah ditetapkan,” harapnya.
Ditambahkan, di era teknologi informasi yang sangat pesat, maka penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik (E-Government) menjadi kebutuhan paling mendasar.
“ Maka dari itu, konsekuensinya saudara-saudara harus dapat meningkatkan kapasitas dan inovatif, dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut guna pelaksaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata dia, pandemi Covid-19, menuntut semua pihak melakukan penyesuaian terhadap sistem kerja ASN.Apalagi, kata dia, saat ini telah muncul kluster perkantoran dengan jumlah pasien positif Covid-19 yang tinggi, termasuk di lingkungan Pemprov Maluku.
“Oleh sebab itu, saya perintahkan kepada saudara saudara untuk bekerja lebih keras dan cepat dalam membangun penanganan Covid-19 dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan ASN,” tutupnya.
(KTE)


























