Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Fenomena La Nina, Waspadai Potensi Hujan Ekstrim

badge-check


Fenomena La Nina, Waspadai Potensi Hujan Ekstrim Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Hujan ekstrim dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Maluku khususnya di Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau Buru hingga Desember 2020. 

Cuaca ekstrim ini dipengaruhi fenomena alam la nina yang melanda Maluku. 

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon Oral Sem Wiral mengatakan, meski fenomena la nina di Maluku cukup lemah, masyarakat tetap diminta waspada. 

Karena potensi terjadinya hujan ekstrim di sebagian wilayah Maluku masih ada. “Fenomena ini di Maluku lemah, tapi kita perkirakan hujan ekstrim karena la nina ini masih berpotensi terjadi di Pulau Ambon, Buru dan Pulau Seram sampai desember mendatang, jadi istilahnya kemarau basah,” kata Oral di Ambon, kemarin.

Fenomena la nina kata Oral, bisa memengaruhi penguapan air laut sehingga membentuk awan tebal yang berpotensi menimbulkan hujan lebat. 

Saat ini, wilayah Maluku sudah memasuki musim kemarau. Namun, hujan masih berpotensi turun karena fenomena la nina. “Fenomena la nina ini membuat suhu air laut naik dan membentuk awan tebal dan itu masih cukup tinggi, kita prediksi sampai Desember masih terjadi hujan di Maluku,” ujar Oral. Menurutnya, fenomena la nina dipengaruhi faktor regional, global, dan lokal. Secara lokal, Maluku memiliki banyak pegunungan. Sehingga, kelembaban udara mencapai 80-100 persen dan memengaruhi suhu air laut dan pembentukan awan. 

“Kebetulan di Ambon ini faktor lokalnya juga kuat karena ada banyak daerah berbukit jadi agak berpengaruh. Kalau pagi suhu air tinggi bisa memicu kumpulan awan semakin banyak,” jelas dia.

Oral mengimbau warga khususnya yang tinggal di daerah bantaran sungai dan lereng gunung tetap waspada. “Karena itu kita minta warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng gunung agar selalu waspada, juga untuk warga yang tinggal di pesisir pantai,” kata Oral. 

Bencana banjir dan longsor melanda empat kecamatan di Kota Ambon, Sabtu (3/10). Sebanyak 120 rumah warga rusak akibat bencana alam itu. Bencana itu juga merusak sejumlah fasilitas umum. 

(KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku