Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Safitri-Gerson Ingin Pilkada Bursel Sejuk

badge-check


Safitri-Gerson Ingin Pilkada Bursel Sejuk Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Safitri Malik Soulisa-Gerson Eliazer Selsily menginginkan Pilkada Buru Selatan 2020 berlangsung sejuk.

“Kami berharap dan berkeinginan serta serukan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat kabupaten Buru Selatan marilah kita laksanakan pesta demokrasi ini dengan sejuk,” kata Safitri saat penandatangan deklarasi damai di halaman kantor KPU Bursel, Sabtu (26/9). 

Paslon nomor urut tiga ini sebagai satu-satunya calon bupati perempuan bertarung di pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Tentunya sebagai figur seorang ibu, harapan  kedamaian dan kehangatan akan selalu menyertai setiap proses bersama calon wakil bupati Gerson Selsilly,” imbau mantan anggota DPRD Maluku ini.

Menurutnya tahapan pilkada mulai dari kampanye, pencoblosan hingga perhitungan maupun penetapan kandidat pemenang pilkada harus berlangsung damai, sejuk serta menjunjung tinggi semangat Kai Wait atau Hidup Orang Basudara. 

“Dengan tetap melaksanakan dengan damai dan semangat kai wait, untuk yang terbaik bagi negeri fuka bipolo tercinta. Bukan saling menghujat, bukan untuk saling mencari kesalahan kepada pihak lain. Saya rasa jangan dibuat tegang. Karena ini terlalu tegang, dari tadi semua marah-marah. Kalau katong mau jadi pemimpin marah-marah, katong punya masyarakat bakalai semua,” singgungnya.

Paslon dengan akronim SMS GES ini mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan covid-19 selama proses Pilkada. “Di masa pademi covid-19 ini, kami ajak kita semua untuk mawas diri menjaga kesehatan dan patuh pada protokol kesehatan dalam aktivtas keseharian kita,” kata politikus PDIP ini.

SMS GES berharap kepada seluruh komponen masyarakat tetap tenang, menahan diri, tidak emosional serta menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif.

“Pelaksanaan demokrasi ini berlangsung dengan baik demi kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat kabupaten Buru Selatan. Bersama wakil Bupati Gerson Selsilly, saya sendiri sebagai seorang perempuan. Satu saja pesan terakhir yang ingin saya sampaikan yakni damai di hati, damai di bumi,” tukasnya.

SMS GES menyampaikan terima kasih kepada KPU maupun Bawaslu serta aparat keamanan yang telah bekerja keras mempersiapkan pilkada di daerah dengan semboyan Lolik Lalen Fedak Dena atau Satukan Hati Membangun Negeri ini. 

Deklarasi kampanye damai dihadiri Ketua KPU Bursel Syarif Mahulauw dan komisioner KPU Maluku, Ketua Bawaslu Bursel Alkaturi dan anggota, kapolres Pulau Buru, Dandim 1506 Namlea dan tiga Paslon peserta Pilkada.

SMS GES didukung 10 partai politik pemilik kursi dan non kursi di DPRD Bursel. Masing-masing PDIP (2 kursi), Demokrat (2 kursi), PAN (2 kursi), Perindo (2 kursi), Berkarya (1 kursi). Berikut PKB, PKS, PKPI, PBB, PSI. 

Ketua KPU Bursel Syarif Mahulauw mengingatkan ketiga Paslon, masa kampanye 71 hari digunakan sebaik mungkin. “Ajang berkompetisi di lapangan nanti hendaknya untuk menyampaikan program- program sesuai visi dan misi sebagai orang basudara. Tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tandasnya.

Menurut Mahulaw deklarasi adalah upaya membangun koneksi kolektif dalam sisa waktu 71 hari untuk berkompetisi.   Hal itu, sesuai Peraturan KPU nomor 10 tahun 2020  dan peraturan KPU nomor 13 yang menjadi dasar pelaksanaan deklarasi damai.

“Olehnya itu kepada tokoh agama, adat, pemuda dan tokoh masyarakat Bumi Puka Bipolo kami imbau agar sama- sama menjaga pesta demokrasi yang berlangsung di Kabupaten ini,” ingat dia.

Ketua Bawaslu Bursel, Umar Alkatiri mengingatkan tiga paslon yang akan mengisi masa kampanye dilarang menggunakan fasilitas pemerintah daerah. Pada saat orasi di lapangan untuk menyampaikan visi dan misi tdak diperbolehkan memobilisasi anak di bawah umur termasuk lansia.

Paslon tidak boleh menggunakan bantuan sosial dari pemerintah daerah setempat. Semua peringatan tersebut, didasari pada peraturan Bawaslu sebagai penyelengara pemilu.

Tiga Paslon kontestan Pilkada Bursel yakni, Haji Ali- Zainudin Booy nomor urut 1 dengan jargon “Ajaib”, Abdurahman Soulissa-Elisa F. Lesnussa nomor urut 2 yang disapa “Manis” dan Safitri Malik Soulissa- Gerson Eliaser Selsily nomor urut 3 dengan ikon SMS GES. 

TREN POSITIF

Sementara itu, DPD Partai Beringin Karya Maluku, yakin tren positif Bupati Buru Selatan, Tagop Soulisa mampu mengawal dukungan masyarakat bagi pasangan Safitri Malik Soulissa– Gerson Eliaser Selsili (SMS-GES) di Pilkada 9 Desember 2020 nanti. 

“Selain tren positif pak Tagop selama pemerintahannya, kedua figur (SMS-GES) ini, juga sudah dikenal masyarakat di Buru Selatan. Makanya kami yakin mereka mampu menang di Pilkada nanti, “ jelas Ketua DPD Partai Berkarya Maluku, Yani Salampessy, di Ambon, Minggu (27/9). 

Menurutnya, Berkarya dalam memberikan dukungan kepada SMS-GES, tidak asal-asalan, namun telah melewati berbagai macam pertimbangan dan kajian dari berbagai sisi. 

“Sudah barang tentu, kita mengusung satu pasangan harus dilihat peluangnya. Dan kami lihat dari SMS-GES, yakni elektabilitas serta kapabilitas mereka bagus dan memiliki peluang besar aebaga pemenang, “ paparnya. 

Disinggung mengenai kinerja Berkarya dalam memenangkan SMS-GES di Pilkada Bursel 2020 , dia mengaku, pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh kader partai di wilayah tersebut, agar semua satu komando. 

“Beberapa waktu lalu, saya sudah turun langsung ke Bursel. Kedatangan kesana, untuk memastikan kekompakan seluruh kader Partai. Bagi Berkarya, bekerja menangkan SMS-GES wajib hukumnya, “ ujarnya. 

Bahkan, dia menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas kader Partai Berkarya di Buru Selatan, jika kedapatan bekerja diluar instruksi Partai. “Jika kedapatan ada yang mbalelo, sudah pasti kami tindak tegas. Kita harus komitmen, siapa yang kita usung, itulah yang kita perjuangkan untuk menang. Dan ini sifatnya tetap, tidak ada tawar menawar, “ jelasnya. 

Dia mengaku, sejauh ini hubungan Berkarya dengan Koalisi partai pengusung SMS-GES, berjalan aman. “Komunikasi aman dan terjaga. Untuk tim Koalisi, alhamdulillah tidak ada masalah, “ tutupnya. (KTL/KTA/KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku