Sekilas Info

Proyek Lingkar Wokam Dijaga Ketat Brimob

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Proyek jalan Lingkar Wokam, Kecamatan Aru Selatan Kabupaten Kepulauan Aru diduga dibekap oknum Polda Maluku. Indikasi itu terlihat dengan adanya penjagaan ketat oknum polisi berpakaian Brimob di salah satu areal proyek jalan sejauh 33 Km itu.

Mirisnya, direksi proyek juga diduga ikut dipersenjatai. Hingga berita ini naik cetak belum terkonfirmasi soal ketatnya penjagaan di lokasi proyek apakah berhubungan dengan situasi keamanan atau tidak.

Tapi bukti foto lapangan yang dikantongi Kabar Timur, terungkap, direksi lapangan terlihat sedang menenteng senjata organik. “Dia itu direksi lapangan, dari Dinas PU Kabupaten Aru,” ungkap sumber Kabar Timur, Sabtu, kemarin.

Sumber menambahkan, PT Purna Dharma Perdana yang mengerjakan proyek yang menghubungkan Tunguwatu-Gorar-Lau-Kobraur-Nafar di Pulau Wokam ini diduga kontraktor yang pernah diblacklist di daerah lain.

Namun kedekatan dengan oknum Polda tertentu, proyek dimaksud berhasil diperoleh pihak perusahaan tersebut.

Proyek jalan lingkar pulau Wokam. Sesuai rencana proyek jalan ini dikerjakan sejauh 33 kilometer yang dibiayai DAK tahun 2018 Kabupaten Kepulauan Aru senilai Rp 36 miliar melalui Dinas PUPR.

Namun kabarnya masih bermasalah, jalan yang diselesaikan dengan sirtu baru 7 kilometer. Sisanya masih pembongkaran dan hutan lebat.

Sebelumnya diberitakan, meski tak pernah dilaporkan melakukan tindakan apa-apa terhadap warga sekitar, namun keberadaan oknum sipil yang ternyata direksi proyek ini menenteng senjata menimbulkan keresahan warga. Di samping itu juga menimbulkan kecurigaan adanya hal-hal melanggar hukum di hutan lingkar Wokam seperti ilegal logging dan sebagainya.

“Dicurigai ada aktivitas ilegal, dengan kedok proyek jalan. Apa itu? polisi mesti usut,” ujar sumber. (KTA)

Penulis:

Baca Juga