Sekilas Info

GMKI Pusat Kecam Tindakan Represif Polisi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Tindakan represif oknum Polres Pulau Ambon saat aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Selasa (19/3) lalu menuai kecaman. Pengurus Pusat GMKI mengecam aksi pemukulan yang dilakukan sejumlah oknum polisi kepada anggota GMKI Cabang Ambon.

Aksi GMKI yang menuntut Pemerintah Provinsi dan DPRD Maluku melegalkan minuman keras tradisional jenis sopi di kantor Gubernur Maluku itu berlangsung ricuh. Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease membubarkan paksa aksi unjukrasa dan menangkap sejumlah mahasiswa.

Dalam surat pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Umum GMKI, Korneles Galanjinjinay, Pengurus Pusat GMKI mengecam sikap tindakan represif dan anarkis yang dilakukan aparat kepolisian terhadap kader GMKI Cabang Ambon.

GMKI mendesak Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mencopot Kapolers Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. “Meminta Kapolri menindak tegas oknum-oknum anggota kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap aksi damai GMKI Cabang Ambon,” jelas Korneles dalam pernyataan sikapnya yang diterima Kabar Timur, kemarin.

Pengurus Pusat GMKI menginstruksikan untuk melakukan aksi serentak di Polda Maluku dan Polres Pulau Ambon sebagai bentuk protes terhdap tindakan represif sejumlah oknum polisi. Mendesak Kepolisian RI, Polda Maluku dan Polres Pulau Ambon secara instistusi menyampaikan permohonan maaf atas tindakan pelecahan terhadap simbol GMKI. (MG2)

Penulis:

Baca Juga