Sekilas Info

Lagi, Buaya Muara Ditangkap Warga

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Warga di Pulau Ambon kembali menangkap satu ekor buaya muara. Kali ini, penangkapan satu ekor buaya muara dengan panjang 1,2 meter ini, di Dusun Air Besar, Desa Mamala Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (13/3).

Kepala BKSDA Maluku, Mukhtar Amin Ahmady mengatakan, buaya muara jantan ini pertama kali ditemukan warga bernama: Zakaria. “Informasi dari warga buaya itu sudah terlihat di sungai air besar sepekan lalu,”jelasnya.

Setelah ditangkap warga, lanjut dia, buaya itu lantas diserahkan ke petugas BKSD. Hanya saja, menurut dia, penyerahan buaya hasil tangkapan warga sempat terjadi pro dan kontra. “Ada yang mau serahkan dan ada yang tidak (pro dan kontra). Yang tidak mau serahkan diduga ingin komersilkan buaya itu,” terangnya.

Meski terjadi pro dan kontra akhirnya, buaya tersebut oeh warga setempat langsung diserahkan ke petugas BKSD Maluku, yang disaksikan oleh anggota Polsek Leihitu dan Babinsa. “Jadiyang serahkan Pak Zakaria kepada petugas kami disaksikan oleh anggota PolsekLeihitu dfan Babinsa,” terangnya.

Saat ini, kata Amin, buaya itu berada di kandang karantina di Desa Passo. “Sebelum buaya tersebut dilepasliarkan ke habitatnya, akan direhabilitasi dulu beberapa hari untuk mengobati luka dikepalanya,”ujarnya.

Pelepasliaran akan dilakukan setelah buaya dinyatakan sehat. “Rencananya akan diliarkan di kawasan suaka alam sungai nief di Bula kabupaten Seram Bagian Timur.

Masih, kata Amin, untuk memastikan kemungkinan keberadaan buaya lain di kawasan Sungai Besar, Mamala, rencananya, Kamis 14 Maret 2019, petugas BKSDA Maluku (Resort Pulau Ambon) bersama warga Desa Mamala akan melakukan investigasi dan penyisiran ke TKP.

Terkait sering munculnya buaya ini, dirinya menghimbau warga yang melakukan aktifitas keseharinya di sungai air besar berhati-hati terutama di malam hari karena buaya sifatnya nokturnal artinya aktif di malam hari.

“Kepada warga diimbau jika menemukan kemunculan atau keberadaan buaya disampaikan kepada petugas BKSDA atau melaporkan melalui call center BKSDA Maluku 085244440772. Ini penting karena buaya muara merupakan salah satu satwa liar yg dilindungi undang undang,” imbaunya. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga