Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Cegah Sianida Masuk Namlea, Polda Jalin Kerjasama

badge-check


					RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews Perbesar

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepolisian Daerah(Polda) Maluku telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan jasa pengiriman barang guna mencegah masuknya sianida atau bahan beracun dan berbahaya lainnya ke Namlea, Kabupaten Buru.

“Dalam kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama. Pelni tidak ada dan mereka sifatnya nasional tetapi kedepannya akan kami ajak untuk melakukan kerjasama,” kata Dir Krimsus Polda Maluku ,Kombes Pol Firman Nainggolan di Ambon, Sabtu.

Tujuannya adalah supaya tidak lagi mengangkut barang berbahaya ke Gunung Botak atau ke mana pun, termasuk cinnabar dari Maluku ke luar daerah, sehingga dengan sendirinya sudah ada upaya pencegahan karena keja sama dengan perusahaan lain sudah dijalin.

Sedikit saja mereka mencurigai, maka polisi akan dihubungi untuk melakukan pengecekan, dan ini yang diharapkan dari kerja sama dimaksud agar tidak ada lagi pengangkutan B3 yang tidak berizin masuk ke Maluku dalam kepentingan apa pun yang berkaitan dengan masalah pertambangan.

Sekarang Polres Buru telah menempatkan KP3 di pelabuhan namlea dan setiap kapal yang merapat dilakukan pengecekan dan sampai sekarang belum ada temuan B3 yang dibawa masyarakat. “Untuk sianida kami menjamin tidak ada lagi yang masuk ke Pulau Buru, mungkin yang sudah lama masuk ke sana itu yang lagi disisir,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku