Sekilas Info

Tukang Ojek Tulehu Blokir Jalan

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Sejumlah tukang ojek di pangkalan pertigaan jalan Negeri Tulehu, menebang sejumlah pohon di Dusun Namarua, perbatasan antara Negeri Tulehu dan Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (27/11). Mereka memblokir jalan penghubung kedua negeri karena diduga rebutan penumpang.

Sumber Kabar Timur mengungkapkan, pemblokiran jalan penghubung ke dua negeri bertetangga itu berlangsung sejak pukul 08.30 WIT. Akibatnya, aktivitas warga yang hendak melintasi kawasan tersebut terhenti selama beberapa jam. Bahkan, ada warga yang memilih putar balik melewati Negeri Suli.

“Ruas jalan itu diblokir oleh anak-anak tukang ojek yang berpangkal di pertigaan jalan menuju rumah sakit Tulehu dan Tengah-Tengah,” kata Sumber itu, kemarin.

Karena tak dapat melintas, warga memberitahukan Bhabinkamtibmas Negeri Tengah-Tengah Bripka A. Sanaky. Dari hasil koordinasi, Bhabinkamtibmas, Polsek Salahutu, Bhabinsa, dan Pejabat Negeri Tengah-Tengah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TPK).

“Blokir jalan saat ini sudah dibuka kembali. Bhabinkamtibmas bersama anggota Polsek Salahutu telah membongkar dan membersihkan jalan yang diblokir. Beberapa pohon yang ditebang sudah diangkat,” ungkapnya.

Belum diketahui pasti penyebab sehingga sekelompok tukang ojek yang berpangkal di pertigaan jalan masuk rumah sakit Tulehu dan Tengah-Tengah ini melakukan pemblokiran jalan. Tapi diduga, insiden itu berawal setelah sehari sebelumnya Junaidi Tuasalamoni, tukang ojek Tulehu, menganiaya Saleh Tahaparry, tukang ojek Tengah-Tengah, sekira pukul 10.30 WIT.

Aksi pemukulan dilakukan setelah tukang ojek tak dikenal yang diketahui warga Tengah-Tengah diduga mengambil penumpang dari kawasan pangkalan ojek tersebut. Penumpang itu kemudian dibawa menuju rumah sakit Tulehu.

“Kejadiannya dari hari Senin, (26 November 2018). Pelaku menganiaya korban. Padahal korban tidak mengetahui permasalahan mengenai rebutan penumpang,” tambah Sumber ini.

Menurutnya, pelaku pemukulan saat ini telah diamankan di rumah tahanan Polsek Salahutu. Sekelompok tukang ojek di pangkalan pertigaan tersebut telah diberikan pemahaman tentang Kamtibmas.

Disisi lain, Bhabinkamtibmas bersama Kapolsek Salahutu, Pejabat Negeri Tengah-Tengah dan Tulehu telah merencanakan pertemuan antara kedua belah pihak yang akan dilaksanakan di Markas Polsek Salahutu, pada 29 November, mendatang.

“Bhabin bersama Kapolsek Salahutu dan pejabat Tengah-Tengah A. Maruapey, Sekdes Tulehu Sudarmadji Lestaluhu sudah berupaya mengatur untuk membuat pertemuan yang nanti berlangsung di Polsek Salahutu pada hari Jumat, 29 November nanti,” jelasnya.

Wakil Kepala Polsek Salahutu, IPDA Karimun yang dihubungi Kabar Timur, membenarkan adanya insiden pemblokiran tersebut.

Namun menurutnya, kejadian itu telah diselesaikan secara kekeluargaan. “Sudah aman. Warga Tengah-Tengah sudah bisa melintas. Blokir jalan sudah dibuka,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga