Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Bahas Izin Amdal, RS Siloam Tidak “Patuh”

badge-check


					istimewa/KABAR TIMURnews Perbesar

istimewa/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Rapat pembahasan operasional izin pengelolaan dan analisis dampak lingkungan (Amdal) Rumah Sakit Siloam Ambon yang diagendakan Komisi B DPRD Maluku pada Jumat (16/11), kembali ditunda. Penundaan tersebut menyusul tidak hadirnya Direktur RS Siloam Ambon, Edi Sambuaga.

“Yang datang hari ini Kadis DLH Maluku, Ibu Vera Tomasoa dan Legal Kepala Perwakilan RS Siloam Ambon, Pak Adolof Saleky. Tapi kami di komisi menginginkan Pak Edy Sambuaga yang hadir langsung, makanya, rapat ini kita tunda lagi,” kata Ketua Komisi B DPRD Maluku, Evert Karmite di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, kemarin.

Dia mengatakan, masyarakat kini semakin kritis mengawasi berbagai pelaksanaan kegiatan di berbagai aspek pembangunan. Tentunya, ketika fakta dilapangan pengerjaan pembangunan RS Siloam terhenti serta pembuangan limbah B masih jadi pertanyaan, DPRD sebagai representatif rakyat wajib menanyakan persoalan tersebut kepada Sambuaga.

“Masyarakat tidak mau pengelolaan limbah B2 ini menjadi beban di masyarakat. Komisi melakukan rapat dengan tujuan menanyakan hal ini langsung ke direkturnya. Tapi karena yang bersangkutan diwakili, kami tunda lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Legal Kepala Perwakilan RS Siloam Ambon, Adolof Saleky mengatakan, yang diundang Komisi B adalah pihak RS. Siloam Ambon. Tentunya, bukan menjadi sebuah kesalahan jika kehadiran Direktur Edy Sambuaga hanya diwakili.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku