Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

“Perang Batu” Pecah Lagi di Kudamati

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– “Perang batu” dan senjata tajam pecah lagi antara dua kelompok bertikai di Jalan Dr. Kayadoe Kudamati Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Rabu (18/7), dini hari.

Bentrokan kali ini terjadi di depan Kantor Lurah Benteng, antara sekelompok pemuda langganan bentrok yakni dari Lorong PMI dan Tempat Putar Angkot Kudamati.

Menurut KL, warga Jalan Dr. Kayadoe kepada sumber Kabar Timur, mengaku peristiwa itu berawal ketika dirinya sedang berada di dalam rumahnya.

Pria 65 tahun ini mendengar suara sepeda motor jatuh. Mendengar bunyi tersebut, pensiunan Polri itu keluar rumah memastikan kejadian apa yang terjadi. Ia kemudian membangunkan tetangganya.

“Saksi melihat motor tetangga yang di parkir di luar rumah jatuh. Ia membangunkan tetangganya mengangkat dan memasukan motor ke dalam garasi,” kata Sumber, kemarin.

Tidak berselang lama, saksi kembali melihat dua orang pemuda berlari dari arah lorong PMI. Satu diantara dua orang itu menggenggam senjata tajam jenis parang.

Dua orang tak dikenal itu ternyata sedang melakukan penyerangan terhadap sejumlah pemuda yang sedang duduk di pangkalan ojek, tempat putar angkot Kudamati.

“Saat mengejar, kedua orang itu di kejar lagi sekelompok pemuda tempat putar angkot kudamati. Lalu terjadilah aksi lempar batu antara kelompok pemuda dari lorong PMI dan Tempat Putar Angkot Kudamati di TKP,” jelasnya.

Frederik Maelissa, ketua RT setempat mengaku bentrokan itu diketahui saat dirinya tertidur di dalam mobil angkot Kudamati. Pria 66 tahun ini mendengar keributan.

Ia lalu dari angkot melihat peristiwa tersebut. “Saksi sebagai ketua RT setempat langsung melarang dan menegur para pemuda untuk segera menghentikan aksi saling serang dan lempar batu,” jelasnya.

Selang  lima  menit berlalu setelah perang batu pecah pukul 02.45 WIT, aparat Polsek Nusaniwe yang dipimpin Kapolsek Iptu Sally Lewerissa dan Pjs Danramil Nusaniwe berserta sejumlah anggota PRC Sat Sabhara Polres Ambon, dibantu Satgas BKO 732 Banau RK turun langsung membubarkan massa kedua kubu bertikai.

“Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun material lainnya. Sampai saat ini situasi di TKP aman terkendali,” tandas Sumber yang enggan menggunakan identitasnya itu.

(CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku