Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Internasional

China Harap AS-Iran Tahan Diri

badge-check


     Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning Perbesar

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning

KABARTIMURNEWS.COM.BEIJING-Pemerintah China berharap agar Amerika Serikat dan Iran sama-sama menahan diri dan mengupayakan negosiasi nuklir dibanding aksi militer.

“China mengamati perkembangan ini dengan saksama. Kami berharap berbagai pihak akan menahan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Selasa, 24 Februari 2026.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan negaranya sedang menyusun draf tentang kemungkinan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).

Putaran kedua perundingan nuklir Iran-AS berlangsung di Jenewa pada 17 Februari dengan dimediasi Oman. Putaran selanjutnya akan digelar di Jenewa pada 26 Februari 2026.

Putaran baru perundingan itu berlangsung di tengah peningkatan kekuatan militer AS yang belum pernah terjadi sebelumnya di Teluk Persia serta rangkaian latihan militer oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir.

“Eskalasi ketegangan di Timur Tengah tidak menguntungkan pihak mana pun,” tambah Mao Ning.

Sedangkan AS, menurut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, membuka semua opsi dalam pendekatannya terhadap Iran baik diplomasi tapi juga siap dengan rencana darurat jika Iran menolak mencapai kesepakatan.

Hegseth menekankan bahwa pihaknya bertugas untuk menyediakan berbagai opsi, termasuk memiliki opsi bagi Presiden Trump jika Iran memutuskan untuk menolak kesepakatan.

Ketika ditanya apakah serangan militer masih dipertimbangkan, Hegseth menjawab bahwa “semuanya masih menjadi opsi.”

Presiden AS Donald Trump melalui media sosial menegaskan bahwa keputusan apa pun terkait tindakan militer pada akhirnya berada di tangannya.

“Saya yang membuat keputusan, saya lebih memilih ada kesepakatan daripada tidak, tetapi jika kita tidak mencapai kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara itu dan, sangat disayangkan, bagi rakyatnya, karena mereka hebat dan luar biasa, dan hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi pada mereka,” ucap Trump.

Laporan The New York Times menyebutkan bahwa pesawat pembom siluman B-2 dan sejumlah pesawat tempur AS lainnya berada pada tingkat kesiapsiagaan lebih tinggi dari biasanya. Pentagon juga memperkuat aset militer di kawasan tersebut.

Gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln bersama sejumlah kapal pengawal berpeluru kendali Tomahawk menjadi bagian dari belasan kapal AS yang beroperasi di Laut Arab, Teluk Persia, Laut Merah, dan wilayah timur Laut Mediterania. Jet tempur F-35, F/A-18, dan F-15E juga dikerahkan untuk memperkuat jangkauan serang.

AS juga telah mengirim lebih banyak jet serang F-15E ke kawasan tersebut.

Trump juga menyebut Iran memiliki waktu terbatas untuk mencapai kesepakatan. Trump mengatakan Iran memiliki waktu 10-15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Jika tidak, ia memperingatkan bahwa “hal-hal yang sangat buruk” dapat terjadi. Menanggapi hal itu, perwakilan tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan bahwa Teheran akan membalas secara tegas dan proporsional setiap agresi militer, serta menyatakan AS akan memikul “tanggung jawab penuh dan langsung” atas konsekuensinya.

Di sisi lain, Iran juga memperlihatkan penguatan pertahanan militernya. Angkatan Laut (AL) Iran dan Rusia, Kamis (19/2) menggelar latihan gabungan di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan serangan AS ke Iran.

Latihan tersebut melibatkan berbagai alutsista, di antaranya kapal perusak Alvand milik Iran, kapal perang peluncur rudal, helikopter, kapal pendarat, tim operasi khusus, dan speedboat tempur. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan Rusia juga melaksanakan operasi pembebasan kapal yang dibajak. (AN/KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Saudi Hadirkan Dekorasi Lanskap Kota Riyadh Selama Ramadhan

25 Februari 2026 - 12:32 WIT

Prancis Kritik Komisi Eropa Hadiri Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian

20 Februari 2026 - 13:10 WIT

Trump Puji Prabowo “Respected by Everybody” Saat Buka KTT BoP

20 Februari 2026 - 02:15 WIT

Militer AS Bersiaga Serang Iran Mulai Sabtu

19 Februari 2026 - 11:13 WIT

Wapres AS Sebut Negosiasi Dengan Iran Berjalan Baik

18 Februari 2026 - 18:01 WIT

Trending di Internasional