<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rsup leimena &#8211; Kabartimurnews.com</title>
	<atom:link href="https://www.kabartimurnews.com/tag/rsup-leimena/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kabartimurnews.com</link>
	<description>Dari Maluku untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Oct 2019 12:02:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/www.kabartimurnews.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-logo-KT-Online-scaled-2.jpg?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rsup leimena &#8211; Kabartimurnews.com</title>
	<link>https://www.kabartimurnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245473286</site>	<item>
		<title>Menkes Apresiasi Keinginan Gubernur Bangun Rumkit Khusus Ibu dan Anak</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/menkes-apresiasi-keinginan-gubernur-bangun-rumkit-khusus-ibu-dan-anak/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/menkes-apresiasi-keinginan-gubernur-bangun-rumkit-khusus-ibu-dan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2019 12:02:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Amboina]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[djuwita moeloek]]></category>
		<category><![CDATA[menkes]]></category>
		<category><![CDATA[rsup leimena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=13425</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita Moeloek mengapresiasi keinginan Gubernur Maluku, Murad Ismail <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/menkes-apresiasi-keinginan-gubernur-bangun-rumkit-khusus-ibu-dan-anak/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong> &#8211; Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita Moeloek mengapresiasi keinginan Gubernur Maluku, Murad Ismail yang berencana bangun rumah sakit bunda khusus untuk ibu dan anak.</p>
<p>Rumkit tersebut adalah Rumkit Bunda. &#8220;Kita (ibu hamil) tidak mau mati pak, kita mau hidup, perhatian gubernur patut kita hargai,&#8221;ucapnya di RSUP dr. J. Leimena Ambon, Rabu (16/10) menanggapi pernyataan Gubernur Maluku, Murad Ismail pada peresmian penyematan nama dr. Johanes Leimena sebagai nama RSUP Ambon.</p>
<p>Tidak dipungkirinya, sebagai seorang Menteri Kesehatan, Moeloek mengakui jika proses melahirkan itu adalah proses antara hidup dan mati. &#8220;Kalau tadi bapak mengatakan membutuhkan rumah sakit ibu dan anak, saya berterimakasih pak, memang seorang ibu melahirkan itu antara hidup dan mati,&#8221;sambungnya.</p>
<p>Maka dari itu kata Moeloek, rumkit ibu dan anak sesuai keinginan Gubernur Maluku itu sangat membantu. Apalagi jika disuguhkan dengan pemandangan yang indah dipandang mata sehingga jelang melahirkanndan setelahnya bisa dijalani dengan tenang dan selamat.</p>
<p>&#8220;Inilah yang kita harapkan, dengan perhatian Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku ini patut kita hargai,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Sebelumnya, saat berikan sambutan, Gubernur Maluku, Murad Ismail mengungkapkan, tingkat kematian ibu hamil saat melahirkan di Maluku mencapai 70 persen. &#8220;Begitu melahirlan, kalau bukan mamanya yang mati, berarti anaknya, tingkat kematian tinggi,&#8221;sebut Gubernur.</p>
<p>Olehnya itu kata Gubernur, dirinya bersama rekan-rekannya menyiapkan dana untuk membangun rumkit khusus ibu dan anak alias rumkit Bunda.</p>
<p>Saat ini diakui Murad, masih dicari lokasinya. &#8220;Saya ingin lokasi yang diatas (ketinggian atau bukit), biar sejuk, bisa melihat pemandangan supaya tidak stress,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Alasan lain sehingga dirinya ingin bangun rumkit bunda ini kata Gubernur karena kebanyakan bumil di Maluku saat mengandung datangnya ke dokter umum, bukan dokter kandungan. &#8220;Jadi tidak ada itu tambahan gizi untuk calon bayi yangbada di dalam perut, sehingga apa saja makan,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Murad juga menuturkan pengalaman hidupnya yang lahir di Waihaong, Kota Ambon ditangani seorang mantri.</p>
<p>Hal-hal itulah yang membuat dirinya sadar dan ingin membangun rumkit Bunda di Maluku. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/menkes-apresiasi-keinginan-gubernur-bangun-rumkit-khusus-ibu-dan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Maluku Kembali Angkat Bendera Perang, Untuk Siapa?</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2019 11:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ambon]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur maluku]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<category><![CDATA[rsup leimena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=13422</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali menyatakan siap mengangkat bendera perang. Lalu siapa <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong> &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali menyatakan siap mengangkat bendera perang.</p>
<p>Lalu siapa yang ingin diperangi orang nomor satu di Provinsi Maluku itu?</p>
<p>Pernyataan siap mengangkat bendera perang kali ini dilontarkan Gubernur Maluku, Murad Ismail dihadapan Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek serta ratusan undangan yang hadir saat dirinya berikan sambutan pada acara peresmian nama dr. Johanes Leimena sebagai nama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Ambon, Rabu (16/10).</p>
<p>Hanya saja, pernyataan siap mengangkat bendera perang itu tidak ditujukan kepada Menkes.</p>
<p>Tetapi mantan Dankor Brimob Polri itu menyatakan siap angkat bendera perang terhadap orang-orang yang merugikan Maluku dengan cara mengeruk kekayaan alam yang ada di bumi Maluku kemudian pergi.</p>
<p>Orang-orang seperti itulah kata mantan Kapolda Maluku itu adalah orang-orang yang menentangnya sebagai Gubernurnya orang Maluku.</p>
<p>&#8220;Bagi siapa saja yang tidak berpihak kepada Maluku, sedangkan kekayaan alam dikeruk lalu dibawa keluar Maluku, itu adalah menentang saya, dan saya angkat bendera perang untuk mereka semua yang cuma mementingkan diri mereka sendiri dan tidak peduli dengan keadaan yang kita rasakan selama ini,&#8221;ucapnya.</p>
<p>Lebih jauh dikatakannya, dirinya adalah Gubernur orang Maluku sehingga sangat bertanggungjawab atas semua yang terjadi di Maluku.</p>
<p>&#8220;Saya adalah gubernur orang Maluku, dan saya bertanggungjawab atas semua yang terjadi di Maluku,&#8221;tegasnya.</p>
<p>Apalagi kata dia, sebagai Kepala Daerah, dirinya memiliki tugas yakni mengentaskan kemiskinan, mensejahterahkan rakyat dan menjaga agar sumber daya alam di Maluku bisa dinikmati oleh generasi saat ini dan dimasa yang akan datang.</p>
<p>Sebelumnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail juga menyatakan perang terhadap Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti sehingga heboh diseantero pemberitaan media lokal hingga nasional.</p>
<p>Saat itu, pernyataan perang Gubernur Murad disampaikan pada pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku di kantor Gubernur Maluku, Ambon beberapa waktu lalu.</p>
<p>Gubernur Murad nyatakan perang terhadap Menteri Susi karena kebijakan moratorium Menteri Susi dinilai merugikan masyarakat Maluku yang merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia.</p>
<p>Apalagi, Menteri Susi dinilai Gubernur mendatangkan ribuan kapal ke Kepulauan Aru di Maluku tetapi tidak satupun ABKnya berasal dari Maluku.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, kekesalan Gubernur terhadap Menteri Susi itu juga dilatarbelakangi oleh tidak kunjung direalisasikannya janji-janji Menteri Susi untuk Maluku. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13422</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
