<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>murad ismail &#8211; Kabartimurnews.com</title>
	<atom:link href="https://www.kabartimurnews.com/tag/murad-ismail/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kabartimurnews.com</link>
	<description>Dari Maluku untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Oct 2019 11:59:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/www.kabartimurnews.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-logo-KT-Online-scaled-2.jpg?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>murad ismail &#8211; Kabartimurnews.com</title>
	<link>https://www.kabartimurnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245473286</site>	<item>
		<title>Gubernur Maluku Kembali Angkat Bendera Perang, Untuk Siapa?</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2019 11:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ambon]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur maluku]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<category><![CDATA[rsup leimena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=13422</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali menyatakan siap mengangkat bendera perang. Lalu siapa <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong> &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali menyatakan siap mengangkat bendera perang.</p>
<p>Lalu siapa yang ingin diperangi orang nomor satu di Provinsi Maluku itu?</p>
<p>Pernyataan siap mengangkat bendera perang kali ini dilontarkan Gubernur Maluku, Murad Ismail dihadapan Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek serta ratusan undangan yang hadir saat dirinya berikan sambutan pada acara peresmian nama dr. Johanes Leimena sebagai nama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Ambon, Rabu (16/10).</p>
<p>Hanya saja, pernyataan siap mengangkat bendera perang itu tidak ditujukan kepada Menkes.</p>
<p>Tetapi mantan Dankor Brimob Polri itu menyatakan siap angkat bendera perang terhadap orang-orang yang merugikan Maluku dengan cara mengeruk kekayaan alam yang ada di bumi Maluku kemudian pergi.</p>
<p>Orang-orang seperti itulah kata mantan Kapolda Maluku itu adalah orang-orang yang menentangnya sebagai Gubernurnya orang Maluku.</p>
<p>&#8220;Bagi siapa saja yang tidak berpihak kepada Maluku, sedangkan kekayaan alam dikeruk lalu dibawa keluar Maluku, itu adalah menentang saya, dan saya angkat bendera perang untuk mereka semua yang cuma mementingkan diri mereka sendiri dan tidak peduli dengan keadaan yang kita rasakan selama ini,&#8221;ucapnya.</p>
<p>Lebih jauh dikatakannya, dirinya adalah Gubernur orang Maluku sehingga sangat bertanggungjawab atas semua yang terjadi di Maluku.</p>
<p>&#8220;Saya adalah gubernur orang Maluku, dan saya bertanggungjawab atas semua yang terjadi di Maluku,&#8221;tegasnya.</p>
<p>Apalagi kata dia, sebagai Kepala Daerah, dirinya memiliki tugas yakni mengentaskan kemiskinan, mensejahterahkan rakyat dan menjaga agar sumber daya alam di Maluku bisa dinikmati oleh generasi saat ini dan dimasa yang akan datang.</p>
<p>Sebelumnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail juga menyatakan perang terhadap Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti sehingga heboh diseantero pemberitaan media lokal hingga nasional.</p>
<p>Saat itu, pernyataan perang Gubernur Murad disampaikan pada pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku di kantor Gubernur Maluku, Ambon beberapa waktu lalu.</p>
<p>Gubernur Murad nyatakan perang terhadap Menteri Susi karena kebijakan moratorium Menteri Susi dinilai merugikan masyarakat Maluku yang merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia.</p>
<p>Apalagi, Menteri Susi dinilai Gubernur mendatangkan ribuan kapal ke Kepulauan Aru di Maluku tetapi tidak satupun ABKnya berasal dari Maluku.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, kekesalan Gubernur terhadap Menteri Susi itu juga dilatarbelakangi oleh tidak kunjung direalisasikannya janji-janji Menteri Susi untuk Maluku. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/10/16/gubernur-maluku-kembali-angkat-bendera-perang-untuk-siapa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13422</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur: Korban Meninggal 23 Orang</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-korban-meninggal-23-orang/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-korban-meninggal-23-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 16:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd maluku]]></category>
		<category><![CDATA[gempa ambon]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur maluku]]></category>
		<category><![CDATA[korban gempa]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=12830</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan jumlah korban jiwa akibat dilanda gempa berkekuatan 6,8 SR <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-korban-meninggal-23-orang/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong>-Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan jumlah korban jiwa akibat dilanda gempa berkekuatan 6,8 SR Kamis kemarin di Maluku tercatat sebanyak 23 orang.</p>
<p>Data ini kata mantan Dankor Brimob Polri itu berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</p>
<p>&#8220;23 korban jiwa seluruh Maluku dari (data) BNPB,&#8221;jawabnya saat dikonfirmasi awak media disela-sela peninjauan pengungsi korban gempa bumi di RSUD. dr. Haulussy Ambon di kawasan Kudamati Kamis malam.</p>
<p>Sementara Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy mengungkapkan lokasi terparah yang kena dampak gempa bumi berkekuatan 6,8 SR Kamis pagi adalah wilayah Kecamtan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.</p>
<p>&#8220;Maluku Tengah, Kecamatan Salahutu yang paling banyak. Ada di desa Liang, Waai dan Tenga-Tenga. Di desa liang paling banyak karena ada rumah yang roboh dengan tanah,&#8221;ungkap Salampessy saat dikonfirmasi awak media yang saat itu dampingi Gubernur Maluku.</p>
<p>Dikatakannya, masyarakat di Kecamatan Salahutu khususnya Liang, saat ini memilih mengungsi ke hutan. &#8220;Tadi magrib tadi saya dengan Kadis Kesehatan baru kembali, jadi semua masyarakat yang ada disana itu sudah mengungsi di kebun di hutan,&#8221;sambungnya.</p>
<p>Diakuinya, BPBD Maluku telah menghinbau warga disana untuk tidak percaya berita hoax dan isu tsunami.</p>
<p>Hanya saja, kata Salampessy, warga memilih untuk mengungsi karena ssbagian besar rumah warga roboh. &#8220;Memang kami sudah menghimbau berita itu ada hoax, tapi karena rumah mereka sebagian besar sudah roboh, mereka ke hutan dan malam ini kami dari BPND sudah membawa terpal untuk mereka di Desa Liang dan Waai,&#8221;jelasnya.</p>
<p>Disinggung berapa banyak rumah yang rusak di Kecamatan tersebut, Salampessy mengaku sesuai data sementara ssbanyak 106 rumah. &#8220;Itu hitungan sementara. Nanti ada data resmi dari Maluku Tengah, karena itu wilayah Maluku Tengah. Tadi saya sudah komunikasi dengan Maluku Tengah, nanti kita cocokan data nanti ada rapat juga nanti (hari ini Jumat) baru bisa ada data resmi terakhir,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meykal Pontoh mengatakan pihaknya telah membangun rumah sakit lapangan di Tulehu dan posko kesehatan ditiga desa yang kena dampak gempa terparah di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Langsung dibentuk Posko kesehatan dan besok akan didistribusikan kembali obat-obatan. Tapi posko sudah dibentuk di tiga daerah yang paling parah. Bahkan di Tulehu sudah dibangun rumah sakit lapangan,&#8221;pungkasnya. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-korban-meninggal-23-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur: Cobaan Ini Karena Kita Mulai Aneh-Aneh</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-cobaan-ini-karena-kita-mulai-aneh-aneh/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-cobaan-ini-karena-kita-mulai-aneh-aneh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 16:28:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[gempa ambon]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur maluku]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=12828</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan cobaan berupa bencana alam gempa bumi yang <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-cobaan-ini-karena-kita-mulai-aneh-aneh/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong> &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan cobaan berupa bencana alam gempa bumi yang melanda Maluku Kamis kemarin disebabkan karena masyarakat di Maluku mulai aneh-aneh.</p>
<p>&#8220;Ini kenapa sampai ada cobaan seperti ini, ya cobaan ini karena kita sudah mulai aneh-aneh,&#8221;sebutnya kepada awak media di RSUD dr. Haulussy Ambon di kawasan Karang Panjang, Ambon saat meninjau pengungsi korban gempa Kamis malam.</p>
<p>Meski tak dirincinkan maksud dari pernyataannya itu, orang nomor satu di Provinsi Maluku itu mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk kembali ke jalan yang benar</p>
<p>&#8220;Marilah kita sama-sama kembali ke jalan yang benar biar cobaan angkat dari kita agar bencana ini jangan terlalun bencana ini dijatuhkan kepada kita,&#8221;tandasnya. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-cobaan-ini-karena-kita-mulai-aneh-aneh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Pastikan Biaya Korban Gempa Ditanggung Pemprov</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-pastikan-biaya-korban-gempa-ditanggung-pemprov-2/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-pastikan-biaya-korban-gempa-ditanggung-pemprov-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 16:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ambon]]></category>
		<category><![CDATA[ambon gempa]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=12821</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail memastikan jika semua biaya perawatan korban gempa bumi <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-pastikan-biaya-korban-gempa-ditanggung-pemprov-2/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211;</strong> Gubernur Maluku, Murad Ismail memastikan jika semua biaya perawatan korban gempa bumi di Ambon akan ditanggung Pemprov Maluku.</p>
<p>Hal ini disampaikannya saat dikonfirmasi awak media disela-sela peninjauan pengungsi korban gempa di RSUD Dr. Haulussy Ambon, Kamis (26/9) malam sesaat setelah Gubernur tiba di Kota Ambon.</p>
<p>&#8220;Tidak ada satu pun yang kita tidak kita biaya, dokter tidak ada yang minta upah, semua saya yang tanggungjawab dan kalau ada yang minta upah, kasi tau sama saya, supaya saya luruskan hal-hal yang demikian,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Menyinggung soal adanya pengungsi di kediaman Dinas Gubernur Maluku di kawasan Mangga Dua, Murad mengaku tidak ada masalah. &#8220;Nggak ada masalah. Memang kita sengaja siapa saja siapa saja boleh tidur di rumah dinas gubernur sebelum jadi gubernur,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan Kabar Timur, Gubernur Maluku, Murad Ismail langsung meninjau kondisi pengungsi korban gempa setiba di Ambon Kamis (26/9) malam.</p>
<p>Lokasi pertama yang ditinjau Gubernur adalah RSUD. Dr. Haulussy Ambon di kawasan Kudamati.</p>
<p>Kepada awak media di RSUD Haulussy, Ambon, Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan di Maluku masih kurang sosialsasi terhadap langkah-langkah yang harus diambil ketika terjadi gempa.</p>
<p>&#8220;Kurang sosialisasi, kalau di Jepang itu saya liha tv, di brosur-brosur dibikin, ketika ada gempa, orang di dalam gedung di dalam rumah tidak perlu dia lari buru-buru keluar. Dia masuk di bawah meja atau dia masuk di bawah tempat tidur. Karena gempa itu tidak lama. Paling lama itu 10 detik. Nanti setelah tidak ada lagi goyangan, baru dia keluar. Kita di Ambon bukan rumah bertingkat yang habiskan tempat tidur,&#8221;sebutnya kepada awak media.</p>
<p>Dikatakannya, korban yang jatuh saat gempa karena panik.</p>
<p>Sehingga hal ini perlu mendapat perhatian. &#8220;Ini semua yang celaka yang ada disini ada yang patah tangan, anak kecil ada yang kena batu, karena panik. Ibunya selamat anaknya tidak selamat. Seakan-akan anak ini jadi tameng. Ini mesti jadi perhatian,&#8221;sebutnya.</p>
<p>Olehnya itu, Murad mengaku akan berkoordinasi dengan BNPB termasuk dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo agar dibuat sosialisasi tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa.</p>
<p>&#8220;Jafi nanti setelah ini saya akan bicara dengan Kepala BNPB, termasuk Doni Munardo besok pagi datang, untuk bikin sosialisasi atau brosur-brosur yang membicarakan menuangkan kalau apabila ada gempa , masuk lari ke bawah meja makan atau tempat tidur, baru setelah udah reda baru keluar,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Apalagi kata mantan Dankor Brimob Polri itu, Maluku merupakan daerah pusat gempa. &#8220;Itu saya lihat di Tv Jepang, dimana-mana Jepang punya brosur itu. Tapi kita (tidak). Apalagi kita Maluku ini pusat gempa juga. Itu yang pertama kurang,&#8221;sambungnya.</p>
<p>Selain itu, Gubernur juga meminta kepada media untuk tidak menyebarkan berita hoax. &#8220;Saya minta kepada media-media juga, itu berita-berita hoax itu jangan sampai, jam tiga nanti gempa lebih besar lagi nanti tengah malam. Istri saya baru saja sms saya , tengah malam nanti ada gempa lebih besar lagi. Jangan kita mendahului tuhanlah. Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan Tuhan kasi kita cobaan ini tidak berkelanjutan,&#8221;tandasnya.<strong> (RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/gubernur-pastikan-biaya-korban-gempa-ditanggung-pemprov-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiba di Ambon, Gubernur Maluku Tinjau Pengungsi Korban Gempa</title>
		<link>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/tiba-di-ambon-gubernur-maluku-tinjau-pengungsi-korban-gempa/</link>
					<comments>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/tiba-di-ambon-gubernur-maluku-tinjau-pengungsi-korban-gempa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimur]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 15:46:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ambon]]></category>
		<category><![CDATA[ambon gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur maluku]]></category>
		<category><![CDATA[murad ismail]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kabartimurnews.com/?p=12817</guid>

					<description><![CDATA[KABARTIMURNEWS.COM, AMBON &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail langsung meninjau kondisi pengungsi korban gempa setiba di <a class="read-more-link" href="https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/tiba-di-ambon-gubernur-maluku-tinjau-pengungsi-korban-gempa/">Read More</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARTIMURNEWS.COM, AMBON</strong> &#8211; Gubernur Maluku, Murad Ismail langsung meninjau kondisi pengungsi korban gempa setiba di Ambon Kamis (26/9) malam.</p>
<p>Lokasi pertama yang ditinjau Gubernur adalah RSUD. Dr. Haulussy Ambon di kawasan Kudamati.</p>
<p>Kepada awak media di RSUD Haulussy, Ambon, Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan di Maluku masih kurang sosialsasi terhadap langkah-langkah yang harus diambil ketika terjadi gempa.</p>
<p>&#8220;Kurang sosialisasi, kalau di Jepang itu saya liha tv, di brosur-brosur dibikin, ketika ada gempa, orang di dalam gedung di dalam rumah tidak perlu dia lari buru-buru keluar. Dia masuk di bawah meja atau dia masuk di bawah tempat tidur. Karena gempa itu tidak lama. Paling lama itu 10 detik. Nanti setelah tidak ada lagi goyangan, baru dia keluar. Kita di Ambon bukan rumah bertingkat yang habiskan tempat tidur,&#8221;sebutnya kepada awak media.</p>
<p>Dikatakannya, korban yang jatuh saat gempa karena panik.</p>
<p>Sehingga hal ini perlu mendapat perhatian. &#8220;Ini semua yang celaka yang ada disini ada yang patah tangan, anak kecil ada yang kena batu, karena panik. Ibunya selamat anaknya tidak selamat. Seakan-akan anak ini jadi tameng. Ini mesti jadi perhatian,&#8221;sebutnya.</p>
<p>Olehnya itu, Murad mengaku akan berkoordinasi dengan BNPB termasuk dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo agar dibuat sosialisasi tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa.</p>
<p>&#8220;Jafi nanti setelah ini saya akan bicara dengan Kepala BNPB, termasuk Doni Munardo besok pagi datang, untuk bikin sosialisasi atau brosur-brosur yang membicarakan menuangkan kalau apabila ada gempa , masuk lari ke bawah meja makan atau tempat tidur, baru setelah udah reda baru keluar,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Apalagi kata mantan Dankor Brimob Polri itu, Maluku merupakan daerah pusat gempa. &#8220;Itu saya lihat di Tv Jepang, dimana-mana Jepang punya brosur itu. Tapi kita (tidak). Apalagi kita Maluku ini pusat gempa juga. Itu yang pertama kurang,&#8221;sambungnya.</p>
<p>Selain itu, Gubernur juga meminta kepada media untuk tidak menyebarkan berita hoax. &#8220;Saya minta kepada media-media juga, itu berita-berita hoax itu jangan sampai, jam tiga nanti gempa lebih besar lagi nanti tengah malam. Istri saya baru saja sms saya , tengah malam nanti ada gempa lebih besar lagi. Jangan kita mendahului tuhanlah. Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan Tuhan kasi kita cobaan ini tidak berkelanjutan,&#8221;tandasnya. <strong>(RUZ)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kabartimurnews.com/2019/09/27/tiba-di-ambon-gubernur-maluku-tinjau-pengungsi-korban-gempa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12817</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
