KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) membantah pernyataan korban yang ditusuk di Tomalehu diakibatkan motor ngebut.
“Saya tidak pernah menyampaikan kepada media bahwa penusukan oleh pelaku HH alias Hamid terhadap korban AAM alias Azis karena ngebut di jalan,” kata Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, Ambon, Selasa.
Ia menyesalkan adanya pemberitaan salah satu media massa lokal di Maluku, yang viral di instagram bahwa pelaku HH alias Hamid nekat menghabisi nyawa korban AAM alias Azis karena pelaku kesal lantaran korban melawan saat ditegur akibat berkendara sambil ngebut di jalan.
Kapolres menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan statement atau pernyataan tersebut kepada awak media. Menurut Kapolres, sejak peristiwa tersebut dirinya hanya menyampaikan bahwa insiden yang menewaskan AAM alias Azis, karena diduga ada permasalahan pribadi antara pelaku dan korban.
“Sejak awal kejadian kami yang menyampaikan jika antara korban dan pelaku ini ada dendam pribadi sehingga pelaku nekad menusuk korban. Dan itu bukan karena ngebut di jalan seperti yang diberitakan,” ujarnya.
Dikatakan, pelaku Hamid menikam korban di sejumlah bagian tubuh, sehingga korban mengalami luka yang cukup serius.



























