Orang nomor satu di Provinsi Maluku itu berharap dari data yang ada, jika seluruhnya pihak fokus dan serius mengatasinya, maka semua dapat diatasi, sebab melihat kondisi lahan produktif yang ada di 11 Kabupaten Kota.
Menurut dia nantinya melalui kebijakan tersebut dapat mendorong swasembada pangan melalui kearifan lokal, seperti pangan lokal sagu, karena telah menjadi tekad Pemerintah Daerah untuk memproduksi beras dengan bahan baku sagu, jagung, maupun sukun.
“Dengan memanfaatkan pangan lokal, jika terjadi kelangkaan pangan diharapkan masing-masing daerah bisa mempertahankan diri dengan pangan lokal yang dimiliki,”paparnya.
Ia mengungkapkan menindaklanjuti arahan Presiden, dengan adanya sinergi antara Pemerintah Pusat, BUMN, Instansi Vertikal, Kabupaten Kota, serta TNI Polri, dalam mewujudkan swasembada pangan melalui perluasan area tanam padi sawah.
“Mestinya ada keseriusan dari semua pihak untuk bersama-sama mengimplementasikan apa yang menjadi harapan Presiden Republik Indonesia,”pungkasnya. (KTL)



























