Gunakan Senjata Kiamat, Israel Ancam Perang Lawan Negara Arab

KABARTIMURNEWS.COM.TEL AVIV - Seorang pejabat Israel sesumbar negaranya siap berperang melawan seluruh negara di Timur Tengah. Dia mengancam bahwa militernya dapat untuk menggunakan senjata kiamat jika perang besar seperti itu terjadi.

Yair Katz, Ketua Dewan Pekerja Industri Dirgantara Israel, menyampaikan hal itu dalam sebuah acara di kota Yehud-Monosson pada hari Sabtu.

Katz awalnya mengatakan bahwa Israel memiliki senjata yang dapat melawan Iran sebelum akhirnya menyebut kepemilikan perihal apa yang dia sebut sebagai “senjata kiamat”.

Dia tidak menjelaskan apa yang dia maksud dengan senjata kiamat. Namun, para pejabat Zionis lainnya pernah menyerukan penggunaan senjata nuklir untuk menghancurkan Jalur Gaza saat perang berkecamuk melawan Hamas.

“Jika kami memahami bahwa ada bahaya yang nyata di sini, dan bahwa Iran, Yaman, Suriah, Irak, dan semua negara di Timur Tengah memutuskan bahwa inilah saatnya untuk melawan kami, saya memahami bahwa kami memiliki kemampuan untuk menggunakan senjata kiamat," kata Katz, seperti dikutip Jerusalem Post, Minggu (30/6).

“Amerika, Inggris, dan Jerman membantu kami dengan intelijen. Mereka memberi tahu kami jika ada tindakan yang mungkin membahayakan kami," lanjut Katz.

Mengenai serangan Iran sebelumnya, dia mengatakan: "Insinyur dan pekerja kami bersiap menghadapi skenario ini selama beberapa minggu, pada hari Sabtu yang sama ketika kami diberitahu bahwa Iran telah melancarkan serangan, sebagian besar pekerja kami tertidur dan pencapaian terbesar dari industri dirgantara adalah kami semua bangun untuk pagi yang normal.”

“Saya tidak akan pernah melupakan kata-kata CEO Industri Dirgantara pada pukul 03.00 pagi, setelah kami menyadari bahwa kami berhasil mengatasi serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya. “Saya telah bekerja selama tiga puluh tahun untuk menyaksikan malam itu, dan kami senang telah menyelamatkan Negara Israel.”

Pernyataan-pernyataan itu muncul sehari setelah utusan Republik Islam Iran untuk PBB mengomentari ketegangan baru-baru ini antara Israel dan Hizbullah, dan mengunggah posting di X:

"Jika Israel menyerang Lebanon dengan agresi militer skala penuh, maka ini adalah sebuah perang yang melenyapkan akan terjadi.” Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah berterima kasih kepada Iran atas dukungannya.

“Kami melihat pencapaian para syuhada kami dan apa yang telah dicapai oleh darah mereka setiap hari,” kata Nasrallah.

“Kita harus memahami besarnya kemenangan yang telah kita raih selama ini dan terakumulasi selama beberapa dekade, terutama sejak kemenangan Revolusi Islam di Iran. Apa yang terjadi di Jalur Gaza dan wilayah pendudukan di Palestina adalah kelaparan, pengepungan, dan tindakan genosida,” paparnya. (SDN)

Komentar

Loading...