KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Pj Gubernur Maluku, harus berani mengambil langkah taktis menyelamatkan masalah pendidikan di Maluku.
Temuan sejumlah masalah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas), Maluku, jadi Pekerjaan Rumah “PR” bagi Penjabat (Pj), Gubernur Maluku, Sadli Ie, untuk bersih-bersih dinas yang dipimpin Insun Sangaji itu.
“Masalah yang terjadi di Diknas Maluku harus dibereskan. Tugas ini menjadi tanggung jawab Pj Gubernur Maluku,” tegas M. Riyanto, peneliti dari Institut Indonesia For Intigrity (INFIT), menjawab Kabar Timur, via telepon selulernya, Minggu, tadi malam.
Menurut dia, skandal kolusi korupsi dan nepotisme (KKN), sebagaimana temuan Komisi VI DPRD Maluku, harus masuk catatan penting dalam tugas-tugas Pj Gubernur Maluku, untuk diselesaikan.
“Evaluasi semua kegiatan-kegiatan di Diknas Maluku. Termasuk juga evaluasi jabatan Kepala Dinas, yang menjadi sentral atau biang dari semua masalah yang terjadi Diknas Maluku itu,” sebutnya.
Dikatakan, evaluasi kinerja Kadis (Kepala Dinas), menjadi penting, bagi kelanjutan tata kelola birokrasi di tubuh Dinas Pendidikan dari yang bermasalah menjadi clean atau bersih.
“Pangkal masalahnya ada pada Kadis. Jadi Kadisnya patut dievaluasi, biar semua masalah bisa teratasi,” sebutnya.
Kolusi Koruipsi dan Nepotisme (KKN), yang terjadi di Diknas Maluku, sebagaimana yang ditemukan Komisi VI DPRD Maluku, setidaknya harus mendapat atensi, tidak hanya aparat penegak hukum, tapi juga Pj Gubernur Maluku.



























