“Benar, kami saat ini sedang tangani kasus VCS seorang anggota DPRD terpilih berinisial AH. Yang bersangkutan VCS dengan seorang perempuan. Itu ditemukan saat operasi siber dilakukan pihaknya,” ungkap perwira dengan tiga melati dipundak itu.
Dia menyayangkan, perbuatan yang dilakukan AH, anggota DPRD Kabupaten SBB yang terpilih pada Pileg, 14 Februari 2024, lalu itu. “Kita akan proses kasus ini sampai tuntas, bila perlu yang bersangkutan tidak dilantik, karena perbuatannya, tidak bermoral,” tandasnya.



























