Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Internasional

Serangan Iran, Israel Rugi Rp 22 Triliun

badge-check


					Polisi Israel dan warga memeriksa sisa-sisa pendorong roket setelah Iran meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel, dekat Arad, Israel, 14 April 2024. (foto:sindonews.com) Perbesar

Polisi Israel dan warga memeriksa sisa-sisa pendorong roket setelah Iran meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel, dekat Arad, Israel, 14 April 2024. (foto:sindonews.com)

KABARTIMURNEWS.COM.TEHERAN – Intersepsi Israel terhadap ratusan rudal dan drone Iran dalam semalam merugikan rezim kolonial Zionis

Pada Sabtu, 13 April 2024, dunia dikejutkan serangan Iran ke Israel. Serangan Iran ini merupakan balasan atas serangan Israel yang terjadi pada 1 April 2024, yang memusnahkan gedung konsular lima tingkat kedutaan Iran di Damaskus.

Serangan Israel itu membunuh tujuh petinggi Garda Revolusi Iran, dua diantaranya jenderal. Sebagai balasan, Iran meluncurkan lebih dari 300 drone kamikaze dan rudal dari wilayahnya menuju Israel.

Sebagian berhasil dicegat Israel, sementara beberapa rudal jatuh di dalam wilayah Israel. Serangan ini dilaporkan menimbulkan sejumlah kerusakan, termasuk pada satu pangkalan militer Israel.

Namun serangan Iran ini hanya dilakukan semalam. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah serangan ini menandakan permulaan perang sungguhan antara Iran dan Israel?

Ada beberapa faktor penting dalam perang itu yang harus diperhatikan. Pertama, serangan Iran ini merupakan balasan atas serangan Israel sebelumnya.

Ini menunjukkan ada siklus balas dendam yang sedang berlangsung. Kedua, serangan ini melibatkan penggunaan drone dan misil, menunjukkan peningkatan signifikan dalam intensitas konflik.

Meski demikian, ada beberapa indikasi bahwa ini mungkin bukan awal dari perang skala penuh.

ISRAEL RUGI Rp22 TRILIUN

Meskipun serangan ini melibatkan penggunaan drone dan misil, sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel. Ini menunjukkan Israel memiliki kemampuan melindungi diri dari serangan semacam ini. Meski demikian, pencegatan rudal ini juga menguras uang Israel.

Intersepsi Israel terhadap ratusan rudal dan drone Iran dalam semalam merugikan rezim kolonial Zionis hingga 5 miliar shekel (USD1,35 miliar atau Rp22 triliun).

Media Israel melaporkan kerugian itu pada Minggu (14/4/2024), dilansir Anadolu Agency. Harian Yedioth Ahronoth mengutip Brigadir Jenderal Ram Aminach, mantan penasihat keuangan kepala staf Israel, mengatakan, “Biaya pertahanan tadi malam diperkirakan antara 4-5 miliar shekel (USD1,08-1,35 miliar).”

“Saya hanya berbicara tentang intersepsi terhadap apa yang diluncurkan Iran dan kali ini bukan cedera yang kecil,” katanya.

“Satu rudal ‘Arrow’ yang digunakan untuk mencegat rudal balistik Iran berharga USD3,5 juta, sedangkan biaya satu rudal ‘Magic Wand’ adalah USD1 juta, di luar berbagai jenis pesawat yang berpartisipasi dalam mencegat drone Iran,” papar Aminach.

Sebelumnya pada Minggu, surat kabar Israel Haaretz mengutip juru bicara militer Israel Daniel Hagari yang mengatakan sekitar 350 rudal dan drone diluncurkan dari Iran ke Israel, sebagian besar berhasil dicegat. Jika terjadi perang skala penuh, tentu kerugian yang dialami Israel akan lebih besar.

Apalagi saat ini perekonomian rezim kolonial Zionis sudah terpukul akibat genosida yang dilakukannya di Jalur Gaza.

Iran Tak Ingin Perang Skala Penuh

Serangan ini terjadi dalam waktu yang singkat, hanya dalam satu hari. Ini bisa menunjukkan Iran mungkin tidak berniat untuk memulai perang skala penuh, tetapi lebih kepada menunjukkan kekuatannya dan memberikan balasan atas serangan Israel sebelumnya.

Iran mengungkapkan tak menginginkan perang skala penuh melawan Israel namun siap membalas jika Israel atau Amerika Serikat melancarkan serangan.

Kekuatan Militer Iran Tak Bisa Diremehkan

Musuh-musuh Iran tentu mempertimbangkan kekuatan militer Teheran yang tak bisa diremehkan. Berdasarkan laporan Global Firepower, kekuatan militer Iran lebih unggul dibandingkan dengan Israel.

Dari 145 negara, angkatan bersenjata Iran menempati peringkat ke-14 sebagai militer terkuat di dunia. Sementara Israel berada di peringkat ke-17, tiga peringkat setelah Iran.

Iran adalah kekuatan regional yang signifikan di Timur Tengah. Mereka memiliki pengaruh yang luas di luar perbatasannya dan telah mengalokasikan sumber daya yang besar untuk militernya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Indonesia Kutuk Langkah Zionis Israel Tutup Masjid Al-Aqsa di Bulan Ramadhan

12 Maret 2026 - 17:13 WIT

Diroket  Hizbullah, Salah Satu Anak Menteri Kabinet Netanyahu Anti-Islam Jadi Korban

7 Maret 2026 - 03:16 WIT

AS dan Israel Gunakan 3.000 Amunisi Dalam 36 jam Pertama Serangan Iran

7 Maret 2026 - 00:01 WIT

Kebohongan Presiden Trump Serang Iran Terbongkar

6 Maret 2026 - 15:43 WIT

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim Telepon Presiden Turki Erdogan 

6 Maret 2026 - 14:57 WIT

Trending di Internasional