Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Dua Kapal Pelni Tunda Berangkat Antisipasi Gelombang Tinggi

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

BMKG Maluku  telah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi yang berpotensi terjadi pada 16 titik perairan di wilayah Maluku.

Ke-16 titik perairan itu yakni perairan Seram Barat, Seram Timur, Laut Ambon, perairan Buru, laut selatan Pulau Seram, Laut Banda Utara bagian barat, Laut Banda Utara timur, Banda selatan barat, Banda selatan timur.

Kemudian Kepulauan Sermata-Leti, Kepulauan Babar, Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru Bagian Barat, Laut Arafuru Bagian tengah, Kepulauan Kai dan Kepulauan Aru.

Menurut BMKG gelombang yang terjadi berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran mulai dari perahu nelayan dan kapal tongkang yang berisiko jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dengan gelombang lebih dari 1,25 meter.

Selanjutnya kapal Ferry yang berisiko jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dengan gelombang lebih dari 2,5 meter dan kapal kargo atau pesiar jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dengan gelombang lebih dari empat meter.

Diprediksi, kondisi cuaca buruk disertai gelombang tinggi tersebut akan berlangsung hingga 17 Januari 2024. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kemenag Maluku Bersiap Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H

16 Februari 2026 - 20:06 WIT

Dua Kapal Perang Resmi Bertolak Jaga Wilayah Perairan Indonesia Timur

16 Februari 2026 - 19:42 WIT

Dishub Maluku Siapkan 970 Unit Bus Layani Mudik-Balik Lebaran 2026

15 Februari 2026 - 22:51 WIT

Stok Bahan Pokok di Maluku Aman Hingga Lebaran 2026

15 Februari 2026 - 18:53 WIT

Kejagung Turun Gunung Memburu Jejak Rp600 Miliar di Kabupaten Seram Barat, Maluku

15 Februari 2026 - 18:48 WIT

Trending di Maluku