Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Daerah

Berhentikan Honorer, As’aduddin Berpotensi Picu Demo Masyarakat

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Jadi, ujar Elake lagi, sebenarnya yang rugi bukan tenaga honorernya, tapi masyarakat. Sebab mereka butuh pelayanan dasar yang merupakan hak publik yang seharusnya diberikan oleh Pemda setempat.

“Lantas hal gini-gini Pj Bupati pikirkan gak?” sentil Elake.

Apalagi Pemda SBB dan DPRD setempat dinilai setali tiga uang yang tidak mampu menyikapi persoalan honorer dengan bijak, bukan tidak mungkin hal tersebut akan memicu chaos. Bahkan demo besar-besaran oleh masyarakat di daerah itu.

“Karena mereka menuntut pelayanan publiknya, khan gitu pak Bupati,” tandas doktor jebolan UNHAS Makassar itu. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Bukti Sudah Terang, Korupsi DD Desa Luhu  Saatnya “Naik Kelas”

3 Februari 2026 - 10:28 WIT

Gebrakan “Beringin” Maluku, Rekrut Jurnalis Kawakan Rebut Kejayaan 2029

1 Februari 2026 - 02:17 WIT

Trending di Maluku