Lalu, melalui sambungan telepon, pusat komunikasi atau Comm Centre Kantor SAR Ambon mencoba berkomunikasi dengan nelayan asal Desa Latuhalat yang menjelaskan kalau kedua korban dievakuasi menuju Dusun Latukolan, Desa Latuhalat guna mendapatkan perawatan.
Tiga personel Kantor SAR Ambon pun dikerahkan menuju Dusun Latukolan guna menjemput kedua korban.
Menurut keterangan dari salah satu korban, mereka berangkat menggunakan Kapal Motor Berkat 21 pada tanggal 10 Juni 2023 menuju Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Namun saat berada di sekitar perairan Tanimbar Kei, mesin kapal mengalami kerusakan (mati total) dan mereka mencoba melakukan perbaikan tetapi tidak berhasil.
“Selama sepuluh hari kami hanyut terbawa arus tetapi kami bertahan dengan makanan seadanya. Beruntung kami masih bisa selamat setelah bertemu dengan nelayan asal Latuhalat, Eben Satumalay yang menolong dan mengevakuasi kami ke Dusun latukolan,” katanya mengutip keterangan korban.
Dengan ditemukannya korban, maka pperasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup dan seluruh Unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih, demikian Mustari. (AN/KT)



























