“Lima hari kita mengalami kekeringan akibat air tidak mengalir. Air menjadi salah satu kebutuhan dasar, olehnya itu kami minta agar persoalan yang dihadapi ini secepatnya diselesaikan,”harapnya.
Dia menambahkan, jika pelayanan PDAM Ambon selalu mengecewakan seperti itu, otomatis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) menurun drastis.
Sementara itu, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang dikonfirmasi Kabar Timur, melalui telepon seluler tadi malam mengaku, persoalan air di wilayah Kece ditangani PT. DSA bukan PDAM.
“Kalau di wilayah Kebun Cengkeh itu, ditangani oleh PT DSA, bukan PDAM. Tapi kalau benar informasi dari masyarakat air tidak mengalir lima hari maka akan kita tindaklanjuti,”jelasnya.
Menurut Penjabat, apa yang menjadi keluhan seluruh masyarakat Kota Ambon, akan menjadi perhatian serius dirinya untul ditindaklanjuti.
“Saya pastikan besok (hari ini) air di Kece akan mengalir. Saya akan telepon Dorektur PT DSA, guna menanyakan apa sebab sehingga bisa sampai lima hari air tidak mengalir,”tutup Wattimena.(KTE)



























