Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal

Saksi Ungkap Pengelolaan Keuangan Setda SBB “Amburadul”

badge-check


Saksi Ungkap Pengelolaan Keuangan Setda SBB “Amburadul” Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Saksi Farhani Wakano (40) yang juga Kepala Seksi Akuntansi dan Pelaporan BPKAD SBB mengaku kenal semua terdakwa karena hubungan pekerjaan.

Salah satu keterangannya menyebutkan dua bendahara Setda Kabupaten SBB tidak pernah menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan bulanan. Mereka adalah Rafael Tamu dan Adam Pattisahusiwa.

Padahal laporan tersebut wajib disampaikan tiap bulan terkait belanja langsung di SKPD Setda Kabupaten SBB. Hal itu telah diingatkan saksi Farhani berkali-kali secara lisan namun tidak digubris.
Celakanya terdakwa Sekda Mansur Tuharea terkesan tak merespon kondisi pengelolaan keuangan asal-asalan alias “amburadul” itu di SKPD yang dipimpinnya. Di lain pihak majelis hakim.

menyesalkan, penyampaian saksi mestinya dilakukan secara tertulis oleh saksi kepada terdakwa Rafael dan Adam. Namun saksi menjelaskan permintaan laporan secara tertulis disampaikan di akhir tahun.

Padahal menurut saksi setiap SKPD termasuk kantor Setda Kabupaten SBB wajib menyampaikan laporan tertulis dimaksud selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berjalan. “Kantor Setda tidak pernah menyampaikan laporan itu ke kami, yang mulia,” ungkap saksi menjawab hakim ketua Yeni Tulak di persidangan Senin kemarin. “Pak Adam Pattisahusiwa juga tidak,” tambah saksi.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku