Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malteng

Minta BKO Brimob Tamilouw Ditarik

badge-check


					Minta BKO Brimob Tamilouw Ditarik Perbesar

“Kami berharap semoga tidak terjadi peristiwa-peristiwa serupa yang menimpa warga sipil akibat arogansi aparat terhadap masyarakat sipil,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, bentrok kembali pecah di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Selasa pagi (7/12). Kali ini, kericuhan terjadi bukan antar warga, melainkan dengan pihak kepolisian.

Akibatnya, sekira 18 warga Tamilouw harus mendapatkan perawatan medis. Itu setelah mereka terkena tembakan peluru karet pada bagian organ tubuh mereka.

Korban warga Tamilouw bukan saja dari para kaum laki, tapi juga dari kaum perempuan.

Sementara dikubu polisi, sebanyak tujuh personil mengalami luka-luka. Tak hanya itu, warga juga merusaki empat unit mobil operasional Polri. (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Sinergi TNI-Polri & Tokoh Masyarakat Jaga Kedamaian di Hitu dan Morella

7 Februari 2026 - 10:18 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Bukti Sudah Terang, Korupsi DD Desa Luhu  Saatnya “Naik Kelas”

3 Februari 2026 - 10:28 WIT

Trending di Maluku