KABARTIMURNEWS.COM,JAKARTA, – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota menerima penghargaan Nirwasita Tantra dan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2020, untuk kategori Kota Sedang, di auditorium Dr Ir. Soejarwo Gedung Manggala Wana Bakti, Kementerian LHK-Jakarta, Selasa (15/6).
Nirwasita Tantra merupakan penghargaan untuk kepala daerah, yang berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan, guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di setiap daerahnya. Sementara Green Leadership Nirwasita Tantra, diberikan kepada Ketua DPRD dengan kepedulian yang sama.
Dalam acara tersebut, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, menerima langsung penghargaan yang disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Wakil Menteri, Sekjen dan Ketua Tim Penilai independen.
Sekretaris Jenderal Kementrian LHK, Bambang Hendroyono dalam laporannya mengatakan, penilaian bagi kepala daerah dan ketua DPRD penerima penghargaan, dilaksanakan dalam beberapa tahapan.
Beberapa tahapan dimaksud antara lain, pentapisan awal, analisa isu prioritas dan penilaian oleh tim independen, serta wawancara tim dengan kepala daerah.
Disebutkan, untuk tahap awal, sebanyak 224 Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup (DIK-LH), yang dikirim oleh 21 provinsi, 57 kota dan 146 kabupaten. Dan setelah melalui tahapan seleksi, terpilih tiga besar untuk provinsi, dan tiga besar untuk DPRD provinsi.
Sedangkan untuk Kabupaten/Kota, terbagi tiga Kategori yakni Kabupaten besar, Kabupaten sedang dan Kabupaten kecil serta Kota besar, Kota sedang dan Kota kecil.
Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam sambutannya menyampaikan, pemberian penghargaan ini dilakukan sebagai salah satu dari rangkaian acara, Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni lalu dengan tema restorasi ekosistem.
Diakui, penghargaan itu merupakan sebuah proses panjang, dilakukan dengan tahapan-tahapan ketat, serta melalui penilaian dari tim juri yang independent.
Hal ini juga, sebagai apresiasi dari pemerintah kepada kepala daerah dan ketua DPRD, atas aktualisasi kepemimpinan green dan deep green baik legislatif maupun eskekutif, dalam program kerja, dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, guna perbaiki lingkungan hidup dan kelestarian lingkungan di wilayah masing-masing.
Lebih lanjut, dia mengaku, tidak dapat dipungkiri bahwa perspektif green dan deep green telah menjadi identitas global dan didukung generasi muda.
Sebab, sesuai hasil survey kepedulian generasi muda atas lingkungan mencapai 21 persen, 96 persen juga menyebut upaya pelestarian lingkungan sangat penting, untuk dipelajari sebagai isu global disekolah.
Kemudian, lanjutnya, 93 persen kawula muda juga sudah lakukan pelestarian lingkungan, dan mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan lingkungan itu sendiri.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy pada kesempatan yang sama menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian LHK, atas penganugerahan yang diberikan kepada Kota Ambon.
‘’Ini adalah penghargaan dari pemerintah khususnya KLHK, kepada warga dan masyarakat kota Ambon. Dan ini akan menjadikan Ambon, untuk terus berpacu dalam menjaga lingkungan dan melestarikannya demi kepentingan generasi ke depan,’’ tutupnya.
Untuk diketahui, saat penerimaan penghargaan, Walikota didampingi Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler dan Plt. Kepala Dinas LHP Kota Ambon, Alfredo Hehamahua. (KTE)



























